Penggunaan HP ?

27/09/2007

  

Anak saya sewaktu duduk di kelas 2 SMP pernah bercerita bahwa semenjak ditemukannya video porno dalam HP siswa, penggunaan HP di sekolah dilarang.

Akibatnya saya dan istri saya sering kesulitan jika harus menghubungi si “Yunior”, padahal sebagai orang tua yang dua duanya bekerja, keberadaan HP sangat membantu memelihara kedekatan emosional antara orang tua dan anak (kami sempat menikmati manfaatnya sewaktu Yunior masih di SD).

Belum lagi dengan berkembangnya penyalah gunaan HP seperti penyebaran jawaban Ujian Nasional lewat SMS, semakin lengkaplah “aib” HP bagi siswa sekolah.

Sama seperti produk tehnologi lainnya misal parabola, internet dsb. selalu memiliki “dua sisi” mata pisau yang bisa melukai orang lain jika disalah gunakan namun sebaliknya bermanfaat jika digunakan sesuai fungsi.

Bukankah HP hanyalah merupakan alat yang “netral” ?

Mengapa justru “diharamkan” ? Mengapa bukan diajarkan tentang “bagaimana” menggunakan HP dengan benar.

Bukankah dengan mengajarkan tentang “cara” menggunakan HP sesuai fungsinya, berarti pula mengajarkan generasi penerus untuk selalu “siap” menghadapi perkembangan tehnologi tehnologi berikutnya.

Kebiasaan untuk selalu memandang siswa sebagai “anak” yang belum bisa berfikir, mengurangi kesempatan anak untuk belajar bertanggung jawab sejak dini dan menjadi “subjek” bagi kemajuan Indonesia di masa depan.

Ingin Cepat Berubah ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 436 pengikut lainnya.