Gangguan Kepribadian Ambang ?

10/11/2007

Gangguan Kepribadian Ambang adalah gangguan kepribadian dramatik, emosional atau tidak menentu yang melibatkan pola ketidakstabilan yang sangat kuat dalam hubungan interpersonal, citra diri afek dan pengontrolan impuls.

Ciri ciri gangguan kepribadian Ambang menurut DSM-IV-TR meliputi :

  • Pola ketidak stabilan yang sangat kuat dalam hubungan interpersonal, citra diri, afek dan sikap sesuka hati yang muncul pada masa dewasa awal
  • Usaha mati matian untuk menghindari tindakan pengabaian baik yang nyata maupun imajinatif
  • Pola hubungan antar pribadi yang tidak stabil dan intens yang ditandai dengan idealisasi ekstrem dan devaluasi ekstrem yang silih berganti
  • Citra diri atau perasaan tentang diri sendiri yang tidak stabil secara terus menerus
  • Membahayakan diri sendiri, sikap sesuka hati (misal : penyalahgunaan substansi, mengemudi dengan sembrono)
  • Perilaku, gerak gerik, ancaman yang mengarah pada bunuh diri atau mutilasi diri
  • Episode episode depresi yang disertai dengan kecemasan, sensitif atau kecemasan yang intens, yang biasanya berlangsung selama beberapa jam
  • Perasaan hampa yang kronis
  • Kemarahan yang intens dan tidak semestinya atau sulit mengontrol kemarahan
  • Ide paranoid sementara yang terkait stres atau gejala gejala keterpisahan berat.

Penderita gangguan kepribadian Ambang mengarah pada kehidupan yang kacau balau. Suasana perasaan dan hubungan hubungannya tidak stabil. Mereka biasanya memiliki citra diri yang buruk.

Mereka cenderung memiliki hubungan yang penuh badai, takut diabaikan tetapi kurang memiliki kontrol atas emosinya (Phillips dan kawan kawan 2003).

Penderita gangguan kepribadian Ambang sering tiba tiba beralih dari amarah yang intens ke depresi yang mendalam dalam waktu singkat.

Mereka juga ditandai dengan impulsivitas yang dapat dilihat dari penyalahgunaan obat dan tindakan mutilasi diri mereka. Mereka sering terlibat perilaku yang mengarah ke bunuh diri dan atau mutilasi diri, mengiris, membakar atau meninju dirinya sendiri.

Meskipun tidak jelas benar, perilaku mencederai diri sendiri seperti mengiris tubuh sendiri kadang kadang didiskripsikan sebagai cara untuk mengurangi ketegangan oleh orang orang yang melakukannya (Bohus dan kawan kawan, 2000).

Orang orang ini kadang digambarkan mengalami kebosanan kronis dan mengalami kesulitan dengan identitasnya sendiri (Wilkinson-Ryan dan Westen, 2000).

Sumber : V. Mark Durand & David H. Barlow, Psikologi Abnormal, 2006.

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

2 Responses to “Gangguan Kepribadian Ambang ?”

  1. dirga Says:

    bisa sembuh gak?..


  2. Sejauh tidak ada gangguan yang bersifat medis, Insya Allah bisa pulih !


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 111 pengikut lainnya.