Cemburu ke Adik ?

11/07/2008

Suatu hari datang sepasang suami Istri dan Roni (nama samaran) anak nomer satunya yang telah remaja dengan keluhan si anak sulit bergaul.

Walaupun si anak sangat ingin memiliki banyak teman, namun ybs. merasa tidak ada yang mau berteman dengannya dan kalaupun ada, ybs. hanya dijadikan objek ataupun dimanfaatkan oleh teman temannya.

Anak tsb. merupakan anak mahal karena orang tuanya harus menunggu hingga 5 tahun untuk mendapatkannya.

Pada kunjungan pertama di duga penyebab utamanya (trauma psikis primer) karena ybs. pernah berkelahi sama temannya sewaktu kecil (TK ?) hingga berdarah dan dirawat di rumah sakit.

Sewaktu dilakukan evaluasi pada kunjungan kedua, perasaan gelisah ybs. tidak hilang, sebaliknya justru si anak mengungkapkan perasaan nyamannya setiap kali ybs. di rawat di rumah sakit (kecenderungan mencelakakan dirinya). Rupanya pada saat di rawat dirumah sakit si anak merasa mendapat perhatian ekstra dari sang Ibu.

Lebih jauh ditemukan penyebab utamanya, ternyata sewaktu sang ibu sedang memeriksakan kehamilan, ybs. merasa iri terhadap sang calon adik saat melihat sang Ibu sedang menceritakan hasil pemeriksaan USG ke sang suami sambil tersenyum bahagia (perasaan iri seorang anak berumur sekitar satu tahun).

Semenjak itu ybs. sering melukai dirinya untuk mendapatkan perhatian sang Ibunda.

Alhamdulillah saat ini ybs. telah pulih dan menjadi sangat sayang kepada adiknya, apalagi setelah mengetahui sang Ibu justru sangat sayang pada dirinya dan untuk itu rela menunggu kehadiran dirinya hingga lima tahun.

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

Please log in to WordPress.com to post a comment to your blog.

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 76 pengikut lainnya.