Memecat sang Atasan ?

22/07/2008

DISCLAIMER : Kisah nyata berikut ini tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi yang dicapai akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat individu, tergantung dari kesediaan klien untuk berubah dan seberapa cepat akar masalah ditemukan !

Sebagai seorang yang suka berinisiatif dan mandiri, Heri (bukan nama sebenarnya) sering merasa tidak nyaman bila pekerjaannya selalu di kontrol oleh atasannya.

Bukannya saran yang ia hindari, melainkan kebiasaan atasan mengeluarkan kata kata yang pedas membuat dirinya merasa jadi “bodoh”, sementara saran yang ditunggu tunggu tidak pernah muncul dari sang atasan. Hal tersebut membuat motivasi kerjanya menurun drastis, menjadi sangat sensitif dan mudah kaget.

Klimaknya suatu hari saat ybs. dimarahin habis habisan karena melakukan kesalahan yang dirasakan cukup fatal oleh atasan tsb. Karena merasa sudah tidak tahan, akhirnya ybs. memutuskan untuk “keluar” sekalipun si atasan telah meminta maaf dan berusaha menahannya.

Karena cukup lama menganggur, muncul persoalan baru berupa “protes” dari orang tua karena ybs. dianggap telah menyia-nyiakan pendidikan dan kemampuannya di bidang IT yang telah diperolehnya dengan susah payah. Selanjutnya muncul rasa bersalah dan penyesalan mengapa dirinya tidak mampu mengatasi persoalan dengan baik.

Setelah mendengar talkshow S.E.R.V.O™ Clinic di radio MSTri, ybs. memutuskan untuk mengikuti sesi terapi, sekalipun pada awalnya merasa tidak yakin apakah hal tersebut dapat membantu menyelesaikan masalahnya.

Alhamdulillah, tidak lama setelah mengikuti sesi terapi, ybs. memutuskan untuk berwiraswasta di bidang IT dan Percetakan.

Hanya dalam waktu yang singkat ybs. telah memperoleh order yang cukup menggiurkan dari sebuah perusahaan telekomunikasi ternama.

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 601 pengikut lainnya.