Gagap yang Mengagetkan ?

28/07/2010

Datang kembali ke SERVO Clinic, seorang mahasiswa PTN yang sebelumnya pernah terapi untuk keluhan gagap, namun saat kontrol lanjutan ybs. tidak pernah kembali, dua tahun silam.

Dengan lancar dan penuh percaya diri, ybs. telah sampai pada sebuah keputusan bulat untuk tidak meneruskan kuliah, walau ybs. telah menjalaninya hingga sembilan semester.

Hal tersebut disebabkan oleh dirinya merasa tidak lagi memiliki masa depan, akibat problem gagapnya dan untuk itu meminta dukungan kami untuk meyakinkan orang tuanya.

Peristiwa ini tentu saja sangat mengejutkan kedua orang tuanya, karena selama ini sepertinya tidak ada masalah dan orang tuanya merasa tidak pernah memaksakan kehendak, kalaupun orang tua membantu memilihkan jurusan, lebih dikarenakan ybs.saat itu belum memiliki pilihan.

Kesimpulan awal menunjukkan bahwa akar persoalan tidak terletak pada gagapnya, melainkan pada ketidak mampuan ybs. mengeluarkan unek uneknya, terbukti saat ybs. dapat menyampaikan keinginannya, bicaranya sangat lancar dan tanpa gagap.

Saat dilakukan pembicaraan terbuka antara dirinya dan kedua orangtuanya, terungkap adanya rasa takut dan rasa marah tersembunyi pada kedua orang tuanya di masa lalu dan hal itu pulalah yang menyebabkan kegagapannya.

Setelah dilakukan “perdamaian” atas kekeliruan pola asuh di masa lalu, terlihat kelegaan yang luar biasa pada dirinya dan ybs. memutuskan untuk meninjau ulang keinginannya berhenti kuliah.

Bagaimana pula dengan rasa gagapnya ? Ternyata telah hilang dengan sendirinya.

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

Please log in to WordPress.com to post a comment to your blog.

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 76 pengikut lainnya.