Berbagai keluhan telah dapat diatasi dan perubahan positif telah mereka rasakan, mulai dari Mahasiswa, Ibu Rumah Tangga, Polisi, Karyawan, Jurnalis, Reporter, Presenter, Artis, Psikolog, Dokter, Profesor, Arsitek, Manager, Anggota DPRD hingga Direktur BUMN / Swasta dan Pengusaha. Berikut ini kesaksian mereka :

Dimuat di majalah Good Housekeeping, September 2005, halaman 52

Simak pengalaman mereka yang pernah menjalani Servotherapy bersama Isywara Mahendratto dari S.E.R.V.O™ Clinic.

Hadi (37 tahun)

Saya perfeksionis. Ketika Ada pekerjaan yang kurang sempurna hasilnya, saya selalu merasa tidak tenang dan tegang. Saya akan menghabiskan hampir seluruh waktu saya untuk menyempurnakan dan memikirkan pekerjaan tersebut.

Hasil yang saya rasakan sekarang adalah perasaan lebih gembira. Saya merasa lebih rileks menghadapi segala sesuatu yang terjadi, tidak ada lagi beban yang berlebihan yang saya rasakan dan saya lebih mudah tersenyum.

Cinthya (23 tahun)

Saya menjalani Servotherapy demi membenahi insomnia yang saya derita. Biasanya saya tidak bisa tidur sebelum memasuki waktu subuh.

Setelah diterapi, saya mulai bisa tidur dengan teratur, sekitar jam 10 malam.

Terapi kedua dilakukan dua minggu kemudian. Kali ini untuk menyembuhkan fobia darah. Biasanya, kalau melihat darah saya langsung tidak tahan dan merasa pusing sekali.

Kini saya sudah menikmati hasilnya setelah diterapi, tidak lagi merasa takut dan tidak pusing lagi saat melihat darah. ….

Kristin (30 tahun)

Pada bulan April 2005 lalu, saya menjalani terapi dengan tujuan ingin menurunkan berat badan.

Sebelum di-Servotherapy, berat badan saya mencapai 71 kg. Saya sebelumnya sudah mencoba beberapa cara, tapi tidak berhasil. Pernah juga mencoba mengonsumsi obat untuk melangsingkan tubuh, kemudian berat badan saya berhasil turun, namun kembali bertambah berat lagi setelah berhenti mengonsumsinya. Akhirnya saya putuskan untuk mencoba metode ini?….

Sekarang, bobot tubuh saya sudah turun menjadi 66 kg. Saya tidak lagi merasa tergoda untuk ngemil dan melahap gorengan.

Ingin Cepat Berubah ? KLIK > Alamat ?

38 Responses to “Kesaksian”

  1. RAJA EMAS, Karyawan Says:

    Selama bertahun-tahun saya dirundung oleh suatu ketakutan yang teramat sangat dan efek dari ketakutan sering membuat kesehatan terganggu, diantaranya sering panik, tensi naik dan merasa tidak sabar….

    Puji Tuhan akhirnya saya bisa menemukan terapi Servo….

    Menurut saya cukup sederhana terapi yang dilakukan tapi hasilnya sangat luar biasa ..

    Sekarang saya bisa menikmati kehidupan ini dengan rilex…

    Terima kasih Servo.. Tuhan Memberkati ……..

  2. YANUAR, Karyawan Says:

    Alhamdulillah…setelah melalui perantara klinik SERVO, saya cukup terbantu dengan kendala masalah yang saya hadapi.

    Sebelumnya saya sering merasa cemas, tegang, dan rendah diri. Ketika mendengar, meluahkan seluruh perasaan saya..kemudian terapi, saya merasa lebih baik.

    Ada kata2 motivasi yg sampai saat ini selalu saya ingat “kita sebenarnya adalah PEMENANG, bahkan sejak menjadi sel SPERMA”.

    Yaa..sebenarnya kita memang diciptakan menjadi seorang PEMENANG, jadi …jangan sampai menjadi UZUR oleh masalah kita, maka jadilah PEMENANG.

    Trims pak Isywara…

  3. SO***, Karyawati Says:

    Mama saya sempat mengalami depresi setelah meninggalnya Papa.

    Mama menjadi paranoid bila bertemu orang banyak, selalu berkata yang aneh2 dan mengalami insomnia yang sangat parah sehingga mama saya lama kelamaan menjadi sangat kurus.

    Suatu hari, dikantor saya mendengar dari seorang rekan kerja tentang klinik SERVO dan saya tertarik untuk mencobanya.

    Puji Tuhan, setelah saya bawa mama saya ke klinik SERVO sebanyak 2 kali terjadi perubahan yang sangat drastis pada mama saya. Beliau mulai berani untuk bertemu orang, sudah tidak berkata yang aneh2 lagi dan yang lebih mengembirakan nafsu makannya menjadi pulih dan dapat tidur nyenyak.

    Terimakasih banget buat Pak Isywara.

  4. H. TAUFAN Y., Anggota DPRD Says:

    Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada klinik SERVO.

    Setelah saya mengikuti terapi di klinik SERVO, saya merasa lebih sehat, emosi lebih terkendali, dan yang jelas saya merasa lebih baik.

    Sekali lagi, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Isywara.

  5. AMY, Reporter TV Says:

    Saya mendatangi klinik SERVO dengan tujuan mengatasi perasaan tidak nyaman yang kerap mengganggu saat berada di lingkungan baru. Perasaan yang timbul kerap berupa perasaan terasing dan takut diabaikan.

    Setelah melalui tiga kali sesi terapi, ada perubahan yang saya rasakan yakni merasa lebih santai dan berani. Oya selain itu, nafsu makan saya kini jauh membaik, sebelumnya saya agak susah makan. Tapi berat badan siy tetep aja ‘mungil’ :)

    Smoga akan lebih banyak lagi orang yang terbantu dengan SERVO…

  6. ER***, Karyawan Says:

    Saya mempunyai keluhan fisik dan psikis, diantaranya cemas, panik, merasa takut dgn kematian, merasa akan mati, maag, sesak nafas, jantung berdebar dsb. yg sangat mengganggu diri saya dan keluarga.

    Setelah mengikuti Servotheraphy, Alhamdulillah rasa takutnya hilang dan menjadi solusi masalah saya.

    Terima kasih Pak Isywara.. Semoga Alloh selalu mencurahkan kebaikan untuk Bapak..

    Untuk teman-teman yang mengalami masalah seperti saya dan ingin berbagi pengalaman dgn saya. Kirim email ke nevermind79an@yahoo.com

    BRAVO SERVO..!!!

  7. HF, Karyawan IT Says:

    Assalamu’alaikum Wr Wb

    Terima kasih banyak kepada Klinik SERVO yang telah banyak membantu saya.

    Sebelum mendatangi Klinik SERVO, saya merasa kurang percaya diri, sering takut dan merasa sangat malas.

    Setelah terapi di Klinik SERVO, Alhamdulillah perasaan tsb hilang dan sekarang saya merasa sangat percaya diri dan perasaan malas yang sering muncul hilang..

    Terima kasih pa Isywara atas bantuannya..

    ”….Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum (bangsa) sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…” (QS. Ar Ra’d: 11).


  8. Pak Isywara adalah inspirator hidup Ade, beliaulah yang membuat matahari kembali bersinar dalam hidup Ade…

    Dari jauh, Ade sangat sangat salut dan berterima kasih atas segala yang telah beliau berikan..

    Ade

  9. BS, Karyawan Says:

    Saya BS., 44 tahun, tinggal di Tangerang.

    Sebelumnya saya memiliki banyak peristiwa traumatis, sehingga menyebabkan saya jadi depresi berkepanjangan.

    Namun setelah mengikuti Servotherapy dengan pak Isywara M. sebanyak satu kali dan selanjutnya melakukan sendiri di rumah, banyak perubahan yang saya rasakan.

    Terapi betul betul membuat konsentrasi saya menjadi penuh dan bisa mengeluarkan sejujurnya apa yang menyebabkan saya depresi dan trauma.

    Trims.

  10. Tus*****, Mahasiswa Says:

    Nama saya Tus*****.

    Pada awalnya kehidupan saya menjadi objek suatu perkumpulan Jamaah N** yang mengatas namakan Islam. Didalamnya mengajarkan kesesatan.

    Alhamdulillah setelah mengikuti terapi, saya menjadi semangat lagi untuk tidak dijadikan objek, melainkan sebagai subjek untuk menyongsong masa depan.

    Thank you for Klinik SERVO.

  11. RSS, Karyawati Says:

    Saya mempunyai kebiasaan buruk yaitu memegang-megang rambut kemudian mencabutnya apalagi dalam keadaan gelisah dan cemas.

    Saya sulit sekali menghentikan kebiasan buruk tersebut sehingga saya merasa menjadi orang yang tidak percaya diri akibat kebiasaan tersebut.

    Tapi sekarang setelah mendatangi klinik Servo, berangsur-angsur kebiasaan buruk tersebut lenyap bahkan hilang sama sekali sehingga saya dapat menjalani hari dengan rasa lebih percaya diri, optimis dan gembira dimanapun saya berada.

    Terima kasih Pak Isywara !

  12. YH, Karyawati Says:

    Saya bekerja disebuah perusahaan di Jakarta

    Sebelumnya saya memiliki banyak peristiwa traumatis, sehingga menyebabkan saya jadi depresi.

    Saya mempunyai keluhan fisik dan psikis, diantaranya saya sulit tidur insomnia, saya menjadi sangat kurang percaya diri yg sangat mengganggu diri saya dan keluarga.

    Kebetulan sekali saya bertemu dengan P’ Isywara di kantor, saya ditawari untuk Servo terapi, selanjutnya melakukan sendiri di rumah.

    Banyak perubahan yang saya rasakan. Alhamdulillah hasil yang saya rasakan sekarang adalah perasaan lebih gembira. Saya merasa lebih rileks menghadapi segala sesuatu yang terjadi, tidak ada lagi beban yang berlebihan yang saya rasakan dan saya lebih mudah tersenyum.

    Thank’s for U Mr. Isywara.

  13. LK, Karyawan Says:

    Nama saya LK, usia 42 thn

    Sebelum menjalani sesi terapi dengan Pak Isywara, saya kadang mengalami efek trauma kecemasan yang berlebihan seperti langit akan rubuh menimpa saya. Sering saya bisa dilanda kecemasan yang tak diketahui apa penyebabnya.

    Tetapi setelah menjalani sesi terapi 2 kali dengan Pak Isywara, perasaan cemas itu menghilang dan saya merasakan hidup saya lebih bahagia dan selalu berpikir positif atas suatu masalah.

    Terima kasih kepada Pak Isywara, semoga senantiasa sukses dan Tuhan memberkati.

  14. NONA N, Karyawati Says:

    Kebencian hanya akan merusak diri kita dan penyembuh luka adalah memaafkan.

    Itulah pelajaran berharga yang saya dapat dari depresi yang saya derita selama sejak lama. Dari Pak Isywara saya belajar untuk mencintai diri saya dan tidak lagi menyakiti diri sendiri.

    Trauma-trauma masa lampau bisa dilepas satu per satu dan diganti dengan kesadaran yang lebih baik tentang persoalan yang sesungguhnya. Sehingga kualitas hidup saya menjadi lebih baik……

    Trimakasih banyak Pak Is, bantuan Bapak hanya Allah saja yang bisa membalas.

    Terus Maju SERVO !

    Sehingga lebih banyak lagi orang-orang yang terbebaskan dan bisa berkarya dalam kehidupannya….Amiiiiiiien….

  15. OLIVER CHARMING, Jurnalis Says:

    Assalamu’alaikum Wr Wb

    Saya bekerja sebagai seorang jurnalis, karena tuntutan pekerjaan membuat diri saya menjadi seorang yg ambisius dan tidak sabaran juga sangat temperamental. Saya sering kali bermasalah dengan orang dan ini membuat saya suka marah-marah tanpa kendali.

    Suatu ketika saya bertemu dengan Pak Isywara di kantor dan beliau mengenalkan saya dengan Servotheraphy. Selama 2 jam Pak Is memberikan terapi tersebut kepada saya dan meminta saya untuk melakukannya sendiri di rumah.

    Sekarang semua emosi saya sudah terkendali, bahkan saya menjadi orang yg sangat sabar.

    Terima kasih Pak Is yang sudah membuat saya menjadi orang yang dapat ikhlas dalam menjalani segala masalah. Mudah2an kita bisa bekerja sama di lain waktu.

    Waalaikum Salam wr.wb.

  16. D.K, Mahasiswi Says:

    Beberapa bulan lalu saya ada masalah dengan kondisi saya.

    Saya tidak tahu harus kemana dan problem saya ini apa ?

    Setelah mengikuti terapi saya jadi mengerti permasalahan saya apa dan dapat menjalani kehidupan saya normal seperti apa adanya. Selain itu saya lebih dapat menyikapi masalah2 lainnya diluar problem saya.

    Apabila semua masalah dihadapi (tidak dihindari) dan dengan kesabaran, Insya ALLAH akan terselesaikan.

    Terima kasih mas Is.

  17. NANA, Pengusaha Says:

    Dulu saya merasa tidak ada semangat hidup lagi.

    Jika sudah malam, saya takut menghadapi hari esok, takut menghadapi masalah masalah, jantung suka berdebar, sesak nafas, khawatir yang berlebihan, cemas dan malas beraktifitas.

    Tetapi setelah di Servotherapy benar benar keajaiban timbul. Saya seperti orang baru bangun tidur, semangat yang luar-biasa, hati rasanya plong, tidak khawatir/cemas dan malam saya sudah bisa tidur tanpa obat obatan lagi.

    Tadinya saya kurang yakin dengan pengobatan ini, tetapi setelah saya coba benar benar luar biasa. Saya sudah seperti orang biasa yang tegar menghadapi tantangan hidup ini.

    Beribu ucapan terima kasih saya kepada Klinik SERVO dan Bapak Isywara yang telah menyembuhkan saya dari depresi yang saya derita puluhan tahun.

  18. M. BUDI U., Karyawan Says:

    Alhamdulillah seakan saya tak percaya kalau penyakit kejiwaan berupa kecemasan yang teramat sangat dapat hilang setelah 15 tahun mendera saya.

    Thanks Pak Isywara.

  19. GADIS, Mahasiswi Says:

    Setelah diterapi, Alhamdulillah membaik dan sekarang sudah bisa ngatasi persoalan sendiri.

    Sekarang saya jadi PD banget.

    Cuma namanya orang hidup kan pasti ada aja konflik, hehe ……selesai masalah yang satu, sudah menunggu masalah lainnya, tapi ingat pesan bapak aja, sabar dan ikhlas.

    Semoga Allah Swt. membalas kebaikan Bpk yah.

    Terima kasih untuk Pak Isywara.

  20. HARI, Wiraswasta Says:

    Sejak saya sakit parah beberapa tahun yang lalu, saya menderita gangguan “takut mati”, sangat mengganggu sehingga justru ber-efek makin memperburuk kesehatan saya.

    Awalnya saya sempat ragu untuk berkonsultasi dengan “Servo” karena saya merasa sayalah yang paling tahu diri saya.

    Kunjungan pertama saya belum banyak merasakan hasilnya karena sebenarnya saya masih “melawan” terapi yang diberikan.

    Pada kunjungan ke dua saya lebih pasrah dan ternyata dengan metode yang sangat sederhana, logic, tanpa aneh2, saya sudah merasakan hasilnya, saya menjadi lebih rileks kemudian apa yang saya dapat saya terapkan sendiri dirumah, hasilnya memuaskan.

    Teruslah berkembang mas Is, berkembang sehingga semakin banyak orang yg bisa dibantu, dan semoga orang yg sudah dibantu bisa juga membantu orang lain.

  21. ADI, Polisi Says:

    Saya Adi.

    Dulu saya sering merasa cemas, jantung berdebar debar, tensi naik, takut pingsan jika berdiri lama saat upacara, malu jika bertemu pejabat dan merasa takut mati.

    Perasaan tersebut sudah mengganggu saya selama 2 tahun, tapi yang paling parah 4 bulan belakangan ini.

    Setelah saya melihat di internet tentang hypnotherapy di Klinik SERVO, saya memutuskan untuk terapi di sana dan setelah 2 kali terapi, Alhamdulillah semua perasaan negatif yang mengganggu saya hilang dan saya merasa percaya diri, kuat, pintar, berpikir positif dan selalu ceria.

    Terima kasih pak Isywara…

  22. PUTRI, Ibu Rumah Tangga Says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Beberapa waktu yang lalu saya mengalami SHOCK karena masalah keluarga. Tidak ada hujan dan tidak ada badai, tiba-tiba suami mengajak untuk PISAH.

    Saya hanya bisa menangis, diam, malas, tidak ingin berinteraksi dengan orang lain, takut kehilangan, takut dengan “status” baru saya, tidak bisa senyum, sampai ada perasaan ingin rasanya mati saja n ada juga rasa KENAPA SAYA YANG DI UJI SEPERTI INI ?

    Alhamdulillah rasa seperti itu tidak lama, karena pertolongan dari Allah SWT, saya dipertemukan dengan Klinik SERVO melalui informasi dari teman.

    Setelah 2x terapi dengan Bpk. Isywara, sekarang saya merasakan manfaat yang sangat besar. Saya dapat ilmu, bahwa “APAPUN YANG DI LUAR ZONA KENDALI KITA, URUSANNYA LANGSUNG DI KEMBALIKAN KEPADA ALLAH”.

    Setelah paham dan menerapkan konsep tersebut dalam kehidupan, kini saya jadi lebih optimis dan lebih dewasa dalam menyikapi persoalan hidup.

    Terima kasih Pak Isywara, semoga Allah membalas semua jasa dan kebaikan Bapak.

  23. RI, Karyawan Says:

    Keputus-asaan, depresi, cemas, menyesal serta berbagai emosi negatif lainnya (disertai keinginan merusak/melenyapkan diri) adalah perasaan sehari-hari sebelumnya.

    Namun sekarang kembali normal, bahkan dapat dibilang luar biasa karena setelah diaktifkan mekanisme KESUKSESAN pada diri kita melalui Servoterapi maka saya merasa mampu untuk mencapai apa yang diinginkan.

    Dan sebagai kelanjutannya ialah sekarang secara alami saya dapat konsisten terhadap apa yang saya cita-citakan.

    Melalui klinik Servo semoga tercapai yang diharapkan bagi semuanya.

    Terima kasih klinik Servo!

  24. CP, Mahasiswi Says:

    Sebelum menjalani terapi SERVO saya selalu dilanda kepanikan yang hebat, apabila tampil di hadapan umum.

    Tapi setelah 2 x menjalani terapi, Alhamdulillah saya mulai dapat lebih mengendalikan diri dan dapat melaluinya dengan tenang.

    Terima kasih SERVO !

  25. HENDRI, Pengusaha Says:

    Namaku Hendri.

    Saya terlahir sebagai anak ke 3 dari 5 bersaudara yang tumbuh tanpa ibu dari umur 6 tahun karena meninggal.

    Setelah dewasa saya mulai mengalami hal hal yang ganjil dalam diri terutama rasa suka dan orientasi sex sesama jenis. Padahal saya mengalami jatuh cinta pertama kali adalah kepada wanita.

    Rasa itu membuatku tersiksa dan depresi yang berkepanjangan. Saya berjuang sendiri untuk lepas dari masalah ini. Satu kasus dapat saya atasi, muncul lagi kasus yang hampir sama dan berulang kembali.

    Akhirnya sampai disatu titik, saya mencoba bantuan hipnoterapi. Setelah melalui beberapa kali terapi, mulailah sumber masalah terungkap, ternyata emosi masa kecil sangat berpengaruh terhadap kehidupan kita sekarang ini.

    Saat ini saya sudah memasuki tahap pemantapan diri sebagai manusia yang menyukai lawan jenis. Semua tergantung kepada seberapa besar kemauan kita untuk berubah.

    Saya berharap semua orang dapat berbahagia dan menerima kehidupannya.

  26. SAN***, Karyawan Says:

    Alhamdulillah… Setelah Saya mencoba terapi di klinik SERVO sudah banyak perubahan yang terjadi pada diri saya.

    Saya merasa lebih percaya diri, berani mencoba hal-hal baru dan yang terutama jadi lebih mengenal dan MENERIMA tentang kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri saya dan itu merupakan modal saya untuk terus belajar mengembangkan diri saya menjadi lebih baik lagi.

    Terima kasih saya ucapkan atas bantuan pak Isywara dengan klinik SERVOnya yang telah membantu saya mencapai hal tersebut.

    “BERUSAHALAH PADA ZONA KENDALI KITA DAN BERUSAHA MEMPERLUAS ZONA KENDALI TERSEBUT. SELEBIHNYA SERAHKAN PADA YANG MAHA MENGATUR SEGALANYA”

  27. CICA, Mahasiswi Says:

    Setelah menjalani terapi d SERVO masalah saya yang saya anggap berat ini, Alhamdulillah sudah berhasil saya atasi.

    Dulu saya selalu menutup diri akibat trauma masa lalu yg tidak mampu saya maafkan, tapi sekarang saya sudah bisa berdamai dengan diri saya sendiri dan memaafkan orang2 yang melakukan kesalahan atas hidup saya.

    Saya sudah bisa membuka diri dengan teman2, mengatasi rasa panik, pikiran buruk dan presentasi di depan orang-orang.. sebagai pertanda saya sudah dapat mengambil alih kemudi atas diri saya sendiri.

    Terima kasih ya pak Isywara atas waktu dan terapi yang sudah diberikan, sungguh itu semua sangat berpengaruh baik pada hidup saya.

  28. ARNOLD, Karyawan Says:

    Saya (34 th) karyawan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa perawatan yang berhubungan dg lingkungan hidup.

    Pada hari Selasa tanggal 1 Juli 2008 tiba2 mengalami perasaan gelisah, jantung berdebar, takut mati, takut kematian, kerongkongan kering saya berusaha untuk menenangkan diri dg tarik napas yang dalam dan minum air namun semakin lama perasaan tersebut menghantui diri saya.

    Anehnya perasaan tersebut hanya timbul setiap hari Selasa / menjelang hari Selasa. Saya merasakan jantung berdebar, gelisah, takut mati, takut kematian, semangat kerja berkurang, minder, tidak percaya diri, murung dan tidak sanggup / takut untuk pulang rumah dan berkumpul dg keluarga.

    Hidup ini sdh tdk ada gunanya bagi keluarga. Istri dan keluarga juga ikut gelisah setiap menjelang hari Selasa. Rasanya hari itu menjadi hari terakhir hidup saya.

    Akhirnya minggu kedua bulan Agustus saya dapat info kesehatan (KLINIK SERVO) dari internet dan saya konsultasikan masalah saya dengan pak Isywara. Oleh pak Isywara saya disarankan untuk diterapi (TERAPI HIPNOSIS) di KLINIK SERVO.

    Hanya dengan sekali terapi, “PUJI TUHAN” perasaan gelisah, jantung berdebar, takut mati, takut kematian, cemas, murung, minder, tidak percaya diri seketika sirna dari diri saya.

    Terima kasih TUHAN…terima kasih pak ISYWARA…

  29. ERMAN, Dokter Says:

    Saya (37 th), seorang profesional di bidang kesehatan.

    Sejak 6 tahun yg lalu saya sudah mendapatkan penyakit cemas (anxiety). Saya merasa berdebar-debar sampai terasa seperti mau mati.

    Pertama kali saya mengalami ini saya merasa sakit jantung, lama-kelamaan saya juga merasa sakit kepala dan terasa sangat berat sekali. Selama menderita seperti ini, saya sudah beberapa kali datang ke UGD rumah sakit karena jantung berdebar, sesak napas, tubuh terasa dingin dan semutan.

    Saya sangat merasa terganggu sekali dengan situasi seperti ini. Sulit untuk berkonsentrasi juga saya alami, kalau berbicara lama dengan teman saya selalu ingin cepat2 menyelesaikan dan pergi.

    Saya sudah berobat ke psikiater dan dokter lain, tapi hasilnya tidak memuaskan. Mengetahui kondisi seperti ini saya harus segera minta bantuan kepada seorang yg profesional sembari berdoa.

    Alhamdulillah setelah saya menemukan SERVO klinik ini saya banyak mengalami perubahan yg bermakna dalam hidup saya. Saya semakin positf dalam hidup, rasa cemas sudah hilang dan sakit kepalanya berangsur-angsur berkurang.

    Sekarang saya dapat menjalani hidup saya dengan tenang, nyaman dan bahagia. Saya bersyukur Allah telah mempertemukan saya dengan terapi seperti ini.

  30. AMUN, Guru Says:

    Assalamu’aaikum Wr. Wb

    Awal mula saya datang ke klinik SERVO karena keputus-asaan saya mengalami depresi berkepanjangan (lebih dari 3 tahun).

    Sebelum datang ke klinik ini saya sangat murung, selalu gelisah, cemas, takut/fobia sosial), sulit konsentrasi, bahkan 2x punya keinginan untuk bunuh diri (Na’udzubillahi min dzalik).

    Semua ikhtiar sudah saya jalani. mulai berobat ke terapi ruqyah, orang pintar/dukun, kyai, hypnoterapi, psikolog dan psikiater. Namun upaya mencari kesembuhan belum terlihat. Pada akhirnya saya datang ke Klinik SERVO melalui informasi dari browsing di internet.

    Setelah melalui terapi dapat di ketemukan akar masalah yang sebenarnya. Masalah itu tidak lain terkait dengan pengalaman / kejadian traumatis diwaktu kecil. Trauma masa kecil disebabkan pola asuh ortu yang masih belum baik. Mereka cenderung menghukum secara fisik atau kata-kata kasar, akibatnya rasa marah kpd ortu dialihkan menjadi sifat sombong dan angkuh serta meremehkan orang lain.

    Hingga suatu saat saya menghina dan melecehkan orang dan semua anggota “gangk”nya. Akibatnya mereka sakit hati dan membawa saya disebuah rumah kosong. Di situlah penggeroyokan dengan ancaman, intimidasi, penghinaan, bahkan akan dibunuh dengan golok dan dibakar dengan minyak tanah. Waktu itu saya tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak pernah menyangka sebegitu kejamnya perlakuan mereka hingga saya sangat syok.

    Setelah kejadian itu, saya merasakan perubahan pada diri saya secara fisiologis dan emosi. Saya sering mengeluarkan keringat dingin, badan terasa lemah, malas dan takut komunikasi dengan orang lain, namun karena tuntutan belajar saya berusaha melawan kondisi ini sampai saya kuliah.

    Ternyata ketika kuliah efek trauma masih berpengaruh terhadap sikap saya dalam berinteraksi dengan lingkungan. Sikap sombong dan angkuh serta sulit menjalin hubungan harmonis dengan orang lain menyebabkan saya banyak dibenci oleh teman bahkan dosen. Cara bergaul saya cenderung kasar dan defensif.

    Saya sering mau di keroyok waktu pertandingan sepak bola antar angkatan mahasiswa karena kekerasan dalam permainan hingga menyebabkan lawan main terluka serius, bahkan saya sempat dibenci oleh TIM Dosen Kewirusahaan karena memprovokasi agar teman-teman “mendemo” kualitas mata kuliah ini yang kurang memuaskan bagi kami. Saya waktu itu sangat senang dalam berorganisasi sperti HMJ dan BEM, bahkan menjalankan bisnis percetakan.

    Sampe pada suatu waktu, saat saya semester 7, tiba-tiba tubuh sangat lemas dan mau pingsan saat di perpustakaan kampus PTN di Surabaya. Rasa lemas dan mau pingsan itu terus berlangsung hingga beberapa hari. Hasil tes di rumah sakit menunjukkan bahwa jantung, gula darah, Hb, Tekanan darah, Paru-paru dll normal. Hasil ini menyebabkan kebingungan pada diri saya dan keluarga, hingga pada suatu saat karena kebuntuan jalan saya menerima tawaran teman untuk diruqyah oleh seorang Ustadz Sidoarjo secara masal di masjid kawasan Margorejo Surabaya.

    Anehnya banyak orang yang teriak seperti kesurupan termasuk saya, bahkan saya paling parah reaksinya diantara mereka sampe ustadznya membawa saya ke rumahnya untuk penuntasan terapi, hasilnya saya makin tidak terkendali secara emosi. Ikhtiar lain terus saya dan keluarga upayakan hingga tidak sedikit jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk sembuh dari sakit ini.

    Tapi saat itu anehnya saya masih bisa melawan depresi sebisanya. Buktinya saya mash diterima mengajar disebuah lembaga pendidikan Islam ternama di Siodoarjo bahkan menjabat kepala lab IPA, namun efek depresi memang tidak bisa disembunyikan. Teman guru dan muridpun banyak membicarakan keanehan pada diri saya.

    Akhirnya setelah setahun saya mengundurkan diri dan pulang ke kampung halaman di Cilacap. Saya terus berusaha melawan depresi dengan sekuat tenaga, sehingga saya diterima mengajar di SMP untuk mapel IPA dan langsung diangkat menjadi guru BP hanya dalam kurun waktu 2 bulan, namun sekali lagi efek depresi terus menghambat langkah dan karir saya.

    Saat saya mengajar di sekolah tersebut, saya juga di jodohkan dengan keponakan Kepala Sekolah yang cantik dan saya sangat mencintainya hingga bertunangan, namun mimpi indah ini berakhir dengan keputusannya untuk membatalkan rencana pernikahan karena akhirnya penyakit saya “kumat” seperti waktu diruqyah, mereka menganggap saya sudah tidak waras lagi dan gak pantas menikahi gadis itu. Sungguh sakit hati yang sangat dalam, sehingga saya memutuskan untuk mundur dari sekolah karena malu.

    Beruntung saya menemukan seorang wanita yang mau menerima kondisi saya apa adanya meskipun dia tak seindah impianku. Setelah rentetan kejadian memilukan inilah saya bertemu dan diterapi oleh Pak Isy di Klinik SERVO. Melalui terapi langsung dan jarak jauh secara kontinyu dan sabar, lambat laun saya bisa keluar dari lingkaran setan depresi.

    Saat saya menulis kisah ini istri saya sedang hamil 7 bulan. Saya juga punya murid mengaji 12 anak, kadang saya juga di percaya membawakan acara pengajian akbar di lingkungan tempat saya tinggal. Saya juga sering diminta bantuan oleh tetangga termasuk yang terakhir kali saat tetangga kecelakaan dan harus berurusan dengan kepolisian. Alhamduliilah saya bisa membantunya hingga tuntas.

    Kisah saya ini saya tulis untuk menjadi pelajaran, baik bagi diri saya pribadi maupun pembaca. Ingatlah bahwa Alloh melarang hamba Nya berputus asa dari rahmat Nya. Saat kita terjatuh, masih ada kesempatan untuk bangkit dan maju hingga kita menjadi insan yang bermanfaat dan bermartabat.

    Demikian kisah ini, semoga bermanfaat dan mohon maaf jika terdapat kekurangan.
    Terima kasih Alloh, terima kasih Pak Isy dan terima kasih semuanya.

    Wassalamu’alaikum wr wb

  31. RENI, Ibu Rumah Tangga Says:

    Saya Reni.

    Saya mau mengucapkan terima kasih atas waktu dan ilmu dari Bapak.

    Alhamdulillah anak saya yang tadinya mengunci diri di kamar, sekarang sudah mau keluar dan komunikasi kami bisa berjalan lagi.

    Terima kasih sekali lagi Pak, semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bapak.

    Amien.

  32. SHINTA, Psikolog Says:

    Perceraian yang terjadi setahun yang lalu telah membuat saya menjadi orang yang lemah, tidak berdaya dan pesimis.

    Setelah diterapi SERVO, Saya menjadi lebih percaya diri, lebih positif terhadap diri dan lingkungan, mengambil peran sebagai subjek dalam setiap langkah saya, menganggap masa lalu tidak akan powerful apabila kita tidak memanggilnya ke keadaan sekarang.

    Saya sudah tidak diombang ambingkan oleh kesedihan dan ketidak-berdayaan di masa lalu.

  33. RINA API, Presenter dan Komedian Says:

    Saya seorang komedian yang selalu dituntut untuk membuat orang tertawa, tapi saya memiliki banyak sekali kecemasan dalam porsi yang berlebihan. Selain itu saya juga sering merasa tidak percaya diri.

    Suatu hari, dalam salah satu program TV yang saya bawakan (LINTAS PAGI AKHIR PEKAN), kami mengundang Bapak Isywara untuk hadir dan melakukan dialog interaktif. Saya merasa sangat tertarik sekali, kemudian saya datang ke klinik SERVO untuk berkonsultasi dengan Pak Isywara.

    Kemudian saya diterapi untuk menghilangkan kecemasan-kecemasan yang sangat mengganggu. dan hasilnya… BRAVO ! Begitu keluar dari rumahnya saja saya sudah langsung merasa happy dan percaya diri !

    Benar-benar luar biasa! Terimakasih Pak Isywara… BRAVO !

  34. VINA, Mahasiswi Says:

    Perasaan saya sebelum terapi, tidak sebaik sekarang !

    Alhamdulillah, yang tadinya malas, sekarang tidak dan saya jadi lebih konsentrasi belajar.

    Trims ya ….

  35. Lucia, Karyawati Says:

    Salam Kenal untuk teman-teman semua,

    Pertama kali saya mengetahui informasi mengenai Klinik SERVO melalui browsing mengenai hipnoterapi via google, ini saya lakukan karena sudah sekitar 7 tahun lamanya saya tersiksa dengan insomnia yang seringkali muncul dan mengganggu seluruh aktivitas saya

    Awal terjadinya insomnia saya adalah karena ketakutan saya pada saat saya melihat orang yang kerasukan, akibat dari insomnia itu juga mempengaruhi dan merubah kepribadian saya dan mental emosi saya, saya lebih sering mengurung diri dan menjauhkan diri dari aktivitas sosial, lebih senang sendiri, mudah marah, menjadi malas dan berdampak pada prestasi kerja saya yang menurun.

    Sebelumnya saya pernah melakukan terapi dengan psikolog, terapi obat antidepresan melalui resep dokter dan terakhir terapi hipnoterapi yang dilakukan oleh psikiater. Semua itu hasilnya hanya bersifat sementara bahkan membuat masalah insomnia saya semakin kompleks, saya seringkali harus bergantung dengan obat tidur atau obat antidepresan yang diresepkan oleh dokter kepada saya. Untuk menghindari ketergantungan obat-obat tersebut saya akhirnya berusaha untuk melawan insomnia saya ini tanpa terapi ataupun pengobatan apapun, tetapi justru masalah insomnia ini makin hari makin sulit saya kontrol bahkan kadang saya putus asa pada diri saya sendiri karena ketidakmampuan saya.

    Akhirnya melalui informasi mengenai klinik SERVO, saya merasa ada harapan untuk sembuh dan akhirnya saya membulatkan niat dan tekad untuk menghubungi Pak Isywara dan meminta bantuan beliau untuk menghilangkan kebiasaan buruk saya (insomnia). Sesi pertama terapi saya masih belum merasakan perubahan yang berarti, kemudian saya lanjutkan dengan sesi kedua terapi di klinik SERVO, setelah sesi kedua ini tanpa saya sadari saya mulai merasakan perubahan yang berarti, tidur lebih mudah, lebih tenang, lebih bersemangat, dan sampai saat ini keluhan insomnia saya sudah jauh berkurang, frekuensi kemunculannya juga sudah nyaris tidak ada, badan terasa lebih segar sekarang, hidup lebih berkualitas.

    Terima kasih kepada Klinik SERVO dan Pak Isywara yang sangat sabar dan informatif ketika memberikan terapi kepada saya.

    Terima kasih juga kepada Tuhan yang sudah memberikan saya kesembuhan melalui Pak Isywara.

  36. Irwan, PNS Says:

    Salam sejahtera

    Sebenarnya kehidupan saya lancar-lancar saja, semua berjalan dengan semestinya… Alhamdulillah rejeki, kesehatan, dan jabatan semua diberikan Allah SWT kepada saya. Namun ada sesuatu yang dari dulu ingin saya kurangi/redam yaitu sifat emosional dan tidak ingin diremehkan.

    Alhamdulillah saya dibimbing oleh Allah untuk menemui pak Isywara di klinik Servo. Saya sebelumnya tidak bisa mengendalikan emosi, perokok berat, tidak percaya diri, dan sering frustasi bila keinginan tidak tercapai.

    Namun setelah diterapi Alhamdulillah saya mampu mengendalikan emosi saya, berhenti merokok, sangat PD, dan mampu menata keinginan-keinginan saya sehingga dapat tercapai dengan mudah.

    Saya sekarang mudah sekali mencapai rileks dalam hitungan detik. Shalat menjadi lebih khusyu dan ibadah menjadi lebih ikhlas. Bahkan istri saya mulai heran kenapa sifat emosional saya jadi jauh berkurang.

    Terima kasih Pak Isywara…Bravo Servo

    Irwan, PNS

  37. anti Says:

    Assalamu’alaykum,

    DULU, saya sering sakit vertigo yang menyebabkan saya jadi sulit/takut untuk tidur serta mudah mengalami gangguan tidur, insomnia, kecemasan selama kurang lebih selama 7 tahun.

    2 tahun lalu saya merasa keadaan saya sudah tidak sehat dan saya harus mencari pemecahannya. Namun, karena saya tak mau ke dokter atau meminum obat, saya mulai browsing2 di internet. Alhamdulillah, Allah Swt membuat saya melihat SERVO Clinic.

    Pada awalnya saya merasa kurang yakin untuk berkonsultasi..seram mendengar namanya, hipnoterapi apakah ada hipnotisnya dll. Namun setelah saya bertanya langsung, hal ini benar-benar ilmiah, terlebih setelah saya membuktikan langsung dengan berkonsultasi, karena dalam proses terapi kita masih dalam keadaan sadar sepenuhnya.

    Alhamdulillah, SEKARANG saya merasa lebih mudah tidur, lebih sehat, lebih bahagia, lebih optimis, lebih percaya diri, rileks dan menikmati hidup. Terimakasih Ya Allah, terimakasih Pak Isywara.

  38. Sandhy, Karyawan Says:

    Selama bertahun-tahun saya sudah merasakan ada masalah tidak percaya diri dalam diri saya tapi saya tidak tahu apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya.

    Saya merasa frustrasi dengan keadaan ini, akibatnya saya tidak bisa mengembangkan diri saya dan tidak dapat mengoptimalkan kemampuan yang ada pada diri saya.

    Alhamdulillah saya bisa bertemu dengan Pak Isywara. Saya dibantu untuk mencari tahu apa penyebab masalah yang ada dalam diri saya, kemudian saya dibimbing untuk mengatasi rasa tidak percaya diri yang ada dalam diri saya.

    Klinik SERVO telah berhasil merubah kehidupan saya menjadi lebih baik, banyak pencapaian yang sudah saya dapatkan setelah melakukan terapi, dari yang awalnya saya sangat tidak percaya diri, minder, takut dan malu untuk menghadapi suatu hal atau situasi dan keadaan yang baru. Sekarang saya menjadi semakin yakin dengan kemampuan yang ada pada diri saya untuk menghadapi segala macam peluang dan resiko yang ada di depan.

    Saya sangat bersyukur atas petunjuk dan karunia yang telah diberikan oleh ALLAH SWT melalui SERVO, saya dapat berhijrah dari keadaan yang tidak baik menjadi keadaan yang penuh peluang dan kesempatan untuk saya raih.

    Terima kasih Pak Isywara atas bantuan dan bimbingannya selama ini…Bravo SERVO.

    Sandhy.


Leave a Reply