Perfeksionis

30/09/2016

Perbedaan antara seseorang yang ingin segalanya sempurna (perfectionist) dengan seseorang yang berguna (handy person) adalah pada kesempurnaan itu sendiri.

Seorang perfectionist menjadikan kesempurnaan sebagai zona nyamannya, sedang seorang handy person menjadikan kesempurnaan hanya sebagai sarana untuk memudahkan dirinya menolong orang lain.

Seorang perfectionist sering memiliki dorongan yang sangat kuat untuk terus menyempurnakan pekerjaannya, sebaliknya seorang handy person tidak terlalu peduli terhadap hasil yang telah dicapai, apakah sempurna atau tidak.

Seorang perfectionist sering merasa dirinya tidak mampu dan tidak memiliki kendali atas dirinya, meskipun memiliki titel pendidikan “berderet”, sebaliknya seorang handy person justru merasa sangat percaya diri.

Itu sebabnya kenapa seorang perfectionist sering mudah merasa cemas, tegang, waspada, panik, sakit kepala, bahkan tidak jarang disertai sakit maag dan susah tidur, sedang seorang handy person sering lebih mudah merasa bahagia.

Hal ini tentu saja dapat membuat seseorang perfectionist menjadi mudah lelah, tidak produktif bahkan frustrasi, karena semua pikiran, waktu dan tenaganya dihabiskan untuk menyempurnakan pekerjaannya.

Adapun pola perilaku pribadi yang perfectionist hampir mirip dengan pola perilaku Obsessive Compulsive Disorder (OCD) hanya saja pada kadar dan frekwensi yang lebih ringan.

Ingin menjadi handy person ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

ALI, Karyawan Swasta

Terimakasih pak Isywara, terima kasih SERVO Clinic.

Saya saat ini sudah bersih dan bahagia dengan istri dan keluarga saya.

Saya dulu adalah seorang homoseksual yang tidak pernah terlintas sedikitpun dipikiran saya untuk mencintai wanita. Sejak remaja saya sudah menyukai laki-laki dan dalam pikiran saya selalu ingin di masa depan saya hidup berdua dengan laki laki, bahkan di umur 25 tahun saya sudah coming out kepada keluarga saya dan orang-orang terdekat saya, bahwa saya homoseksual dan diumur itu pula saya menemukan pasangan laki-laki saya dan hidup bersama satu rumah. Dia laki-laki impian saya dan kehidupan bersama laki-laki yang selalu saya inginkan sejak remaja. Bagaimana rasanya mendapatkan impian saya? Bahagia dan gemuruh sekaligus.

Setelah saya renungkan di setiap detik bersamanya, ternyata kebahagiaan saya itu hanyalah nafsu namun jiwa dan hati saya selalu gemuruh, selalu tidak tenang, selalu merasa tidak pas. Maka saya mencari apa yang sebenarnya pas, apa yang sebenarnya Tuhan mau kepada semua manusia, kepada saya. Apa sesungguhnya sistem hidup yang benar, sedangkan wanita jelas bukan untuk saya. Saya selalu berusaha mencari apa yang ada dan apa yang tidak ada dalam hubungan antara Laki-Laki dengan Laki-Laki dan Laki-laki dengan Wanita. Semua hal bisa disamakan dan bisa dilogikakan. Semua hal yang belum ada di hubungan laki-laki dan laki-laki, selalu saya usahakan untuk dapat dilengkapi, dapat diusahakan agar terpenuhi.

Namun satu hal yang tidak dapat dipenuhi dihubungan laki-laki dengan laki-laki adalah hukum Tuhan, sistem yang mengatur mengenai kewajiban pasangan dalam berumah-tangga dalam agama, tidak dapat dipaksakan dalam hubungan sejenis. Hubungan sejenis selamanya sangat berbeda dengan hubungan suami-istri yang diridhoi Tuhan.

Akhirnya iseng berandai-andai, membuka pikiran saya mengenai kemungkinan-kemungkinan. Saya membuka pikiran saya bahwa “apabila, apabila ya Allah, ada peluang di dunia ini agar saya bisa bahagia lahir batin dengan mencintai wanita dan rasanya sama dengan yang saya rasakan sekarang ini ketika saya mencintai pria, maka saya mau membuka pikiran tersebut. Bagi homoseksual seperti saya dulu, hal tersebut sekilas naif, tapi ternyata merupakan langkah penting dalam hidup saya.

Setelah itu setiap ada gemuruh dalam hati saya mengenai kehidupkan rumah tangga sejenis saya, saya selalu mencari artikel ilmiah terkait dengan homoseksualitas, mencari alternatif pemikiran dan mencari jalan alternatif. Saya menemukan bahwa seorang Kinsey yang menciptakan skala Homo-Bisex-Straight, baru menyadari bahwa dia bisa tertarik dengan laki laki, setelah dia mencium muridnya. Dan ternyata banyak orang yang tadinya straight, lalu bisa dengan laki-laki bahkan selanjutnya sepenuhnya dengan laki-laki.

Saya mengambil kesimpulan bahwa SETIAP ORANG BISA MENJADI APAPUN YANG DIA MAU. Homoseksual, Biseksual, dan Heteroseksual, hanyalah label untuk menjelaskan perilaku, dan kita tidak perlu masuk dalam kotak identitas manapun, tidak perlu melabeli dengan label apapun.

Mengapa orang yang dulunya menyukai wanita, lalu beralih ke laki-laki tidak bisa kembali menyukai wanita ? Karena dunia homosexual merupakan dunia gemerlap, sex instant, tanpa biaya, tanpa takut hamil, dan bisa ngeseks bahkan tanpa kenal nama. Mengapa orang yang memiliki kelainan seksual suka dengan anak kecil atau sex dengan binatang sulit sekali disembuhkan ? Karena kekuatan sex itu luar biasa, sex is peace of heaven. It is very strong, selalu menjadi rujukan kita mencari kenikmatan yang sama selanjutnya. It cannot be erased, tapi bisa ditambah, ditimpa dengan pengalaman baru, sex control your mind, control everything.

Saya tiba pada kesimpulan: Saya bukan homoseks, bukan bisex, bukan hetero, saya manusia. Saya bisa menjadi apapun yang saya mau.

DISCLAIMER : Kesaksian di atas tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat spesifik, tergantung dari seberapa cepat akar masalah ditemukan dan dari kesediaan klien untuk berubah !

Ingin mengubah orientasi sejenis ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Predator Seks ?

02/09/2016

Predator seks merupakan istilah yang sangat tepat dalam menggambarkan fenomena sosial khususnya perilaku seks tidak lazim di masyarakat.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan kata predator/pre·da·tor/ /prédator/ n sebagai binatang yang hidupnya dari memangsa binatang lain; hewan pemangsa hewan lain sedang kata seks /séks/ n 1 jenis kelamin; 2 hal yang berhubungan dengan alat kelamin, seperti sanggama: — merupakan bagian hidup manusia; 3 berahi: -nya timbul ketika menonton film percintaan.

Secara akal sehat, istilah pemangsa hanya cocok disematkan pada hewan, karena sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang hanya dibekali perangkat insting, hewan harus memangsa makhluk lain guna mempertahankan kelangsungan hidupnya. Namun pada kenyataannya, sifat pemangsa juga terjadi dalam kehidupan sosial di masyarakat seperti adanya pelaku bully, pemalak, pemeras, pelaku pelecehan seks dsb.

Sayangnya, tidak semua perilaku pemangsa mudah dideteksi secara dini, karena perilaku pemangsa dapat berlangsung dalam spektrum yang luas mulai dari cara yang paling kasar dan brutal hingga cara yang halus, bahkan korban sendiri tidak menyadarinya.

Khusus pada pemangsa seks anak anak (pedofilia) biasanya dilakukan dalam bentuk tersembunyi mulai dari pujian, iming iming persahabatan, nilai pelajaran, hadiah hingga uang. Itu sebabnya kenapa anak anak sangat rentan menjadi korban predator seks.

Untuk itu perlu kiranya anak anak dibekali dengan kemampuan “membaca” maksud tersembunyi dari lawan bicara sehingga tidak mudah dimanipulasi. Contoh : Bagaimana cara mensikapi pujian dari teman baru Facebooknya? Bagaimana merespon rayuan (flirting) ataupun iming iming hadiah.

Adapun posisi-posisi yang rentan menjadi korban predator seks antara lain : posisi adik kelas (yunior), posisi murid, posisi pasien, posisi bawahan, posisi asisten dsb.

Ingin bebas dari predator seks ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Kesaksian

22/07/2016

Nyoman S, Ibu Rumah Tangga

Semenjak menopause, saya mengalami gangguan tidur sampe2 mengganggu kegiatan sehari hari. Yang paling menyedihkan harus pisah kamar tidur dengan suami karena suami saya kalo tidur mendengkur.

Saya sudah k dokter u terapi, ternyata setelah obatnya habis, gangguan itu muncul lagi. Akhirnya saya buka internet u terapi gangguan tidur tanpa obat, ketemulah SERVO Clinic. Saya diterapi 3x, yaitu 2x tatap muka dan 1x lewat telpon.

Sekarang, sudah sembuh gangguan tidur saya dan juga bisa berfikir positip dalam menghadapi permasalahan hidup.

Terimakasih banyak Pak Isywara atas bantuannya.

DISCLAIMER : Kesaksian di atas tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat spesifik, tergantung dari seberapa cepat akar masalah ditemukan dan dari kesediaan klien untuk berubah !

Ingin gampang tidur ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Pokemon Go ?

19/07/2016

Korban game Pokemon Go mulai banyak berjatuhan.

Mulai dari kakak asal Florida yang membunuh adiknya karena mengira data Pokemon Go nya di hapus, jatuhnya dua pria dari tebing di San Diego, ditusuk orang tidak dikenal saat mencari monster Pokemon di Oregon, korban perampokan di Australia, menabrak pohon karena mencari monster sambil mengemudi di New York dsb.

Lalu kenapa Pokemon Go dapat membuat seseorang menjadi kecanduan bahkan berpotensi menimbulkan korban ?

Harus diakui, sebagai sebuah game Pokemon Go merupakan game yang sangat menarik karena tidak hanya melibatkan aktifitas kognitif melainkan juga afektif bahkan motorik sehingga menimbulkan sensasi nyaman yang sangat dalam.

Akibatnya, si pemain menjadi semakin fokus dan secara berangsur angsur mulai terputus dari dunia nyata sehingga mengira dirinya sedang berada di lingkungan yang terkendali.

Padahal dengan adanya aktifitas luar ruangan (outdoor) pada saat berburu monster Pokemon berarti pula meningkatkan resiko keamanan dan keselamatan bagi dirinya.

Disisi lain, mirip seperti orang yang sedang terhipnotis, maka pemain game tsb. menjadi rentan dipengaruhi oleh nilai nilai yang tersembunyi dalam game, jika ada ataupun oleh sugesti pihak lain.

Ingin bebas kecanduan game ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Kesaksian

15/07/2016

Johni Ho, Wiraswasta

Saya adalah seorang wiraswasta yang sedang berkembang dalam usaha, tentunya dimana usaha kita semakin berkembang maka semakin banyak pekerjaan yang harus dikerjakan dan bertemu dengan client client penting.

Disini masalah mulai muncul dalam diri saya, dimana saya merasa tertekan, depresi dan kurang percaya diri.

Suatu saat saya mengenal servo clinic lewat website dan saya putuskan mencoba menjalani terapy di Servo Clinic yang dibimbing oleh bapak Isywara.

Setelah tiga kali mengikuti terapi oleh pak Isywara saya merasakan suatu perubahan yang signifikan karena saya merasa lebih bersemangat menghadapi pekerjaan dan juga lebih percaya diri.

Terima kasih pak Isywara atas petunjuk, bimbingan dan juga sikap yang simpatik. Saya berharap Servo Clinic semakin berkembang sehingga semakin banyak orang-orang yang terbantu..salam sejahtera.

DISCLAIMER : Kesaksian di atas tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat spesifik, tergantung dari seberapa cepat akar masalah ditemukan dan dari kesediaan klien untuk berubah !

Puisi terakhir WS Rendra yang beliau buat sesaat sebelum beliau wafat.

Hidup itu seperti UAP, yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap !! Ketika Orang memuji MILIKKU, aku berkata bahwa ini HANYA TITIPAN saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-NYA,
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA,
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA,
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA …

Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
“MENGAPA DIA menitipkannya kepadaku?”
“UNTUK APA DIA menitipkan semuanya kepadaku?”
Dan kalau bukan milikku, apa yang seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA?

Malahan ketika diminta kembali,
kusebut itu MUSIBAH,
kusebut itu UJIAN,
kusebut itu PETAKA,
kusebut itu apa saja …
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah DERITA …

Ketika aku berdo’a, kuminta titipan yang cocok dengan KEBUTUHAN DUNIAWI,
Aku ingin lebih banyak HARTA,
Aku ingin lebih banyak MOBIL,
Aku ingin lebih banyak RUMAH,
Aku ingin lebih banyak POPULARITAS,
Dan kutolak SAKIT,
Kutolak KEMISKINAN,
Seolah semua DERITA adalah hukuman bagiku.

Seolah KEADILAN dan KASIH-NYA, harus berjalan seperti penyelesaian matematika dan sesuai dengan kehendakku.
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku …

Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan DIA seolah “Mitra Dagang” ku dan bukan sebagai “Kekasih”!
Kuminta DIA membalas “perlakuan baikku” dan menolak keputusan-NYA yang tidak sesuai dengan keinginanku …

Duh ALLAH …

Padahal setiap hari kuucapkan,
“Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU ya ALLAH, AMPUNI AKU, YA ALLAH …

Mulai hari ini, ajari aku agar menjadi pribadi yang selalu bersyukur dalam setiap keadaan dan menjadi bijaksana, mau menuruti kehendakMU saja ya ALLAH …
Sebab aku yakin ENGKAU akan memberikan anugerah dalam hidupku …
KEHENDAKMU adalah yang ter BAIK bagiku ..Ketika aku ingin hidup KAYA, aku lupa, bahwa HIDUP itu sendiri adalah sebuah KEKAYAAN.

Ketika aku berat utk MEMBERI, aku lupa, bahwa SEMUA yang aku miliki juga adalah PEMBERIAN.

Ketika aku ingin jadi yang TERKUAT, aku lupa, bahwa dalam KELEMAHAN,
Tuhan memberikan aku KEKUATAN.

Ketika aku takut Rugi,
Aku lupa, bahwa HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN, kerana AnugerahNYA.

Ternyata hidup ini sangat indah, ketika kita selalu BERSYUKUR kepadaNYA

Bukan karena hari ini INDAH kita BAHAGIA. Tetapi karena kita BAHAGIA, maka hari ini menjadi INDAH.

Bukan karena tak ada RINTANGAN kita menjadi OPTIMIS. Tetapi karena kita OPTIMIS, RINTANGAN akan menjadi tak terasa.

Bukan karena MUDAH kita YAKIN BISA. Tetapi karena kita YAKIN BISA,
semuanya menjadi MUDAH.

Bukan karena semua BAIK kita TERSENYUM. Tetapi karena kita TERSENYUM, maka semua menjadi BAIK.
Tak ada hari yang MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang membuat SULIT.

Bila kita tidak dapat menjadi jalan besar, cukuplah menjadi JALAN SETAPAK yang dapat dilalui orang.

Bila kita tidak dapat menjadi matahari, cukuplah menjadi LENTERA yang dapat menerangi sekitar kita.

Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang, maka BERDOALAH untuk kebaikan.