Kesaksian

22/07/2016

Nyoman S, Ibu Rumah Tangga

Semenjak menopause, saya mengalami gangguan tidur sampe2 mengganggu kegiatan sehari hari. Yang paling menyedihkan harus pisah kamar tidur dengan suami karena suami saya kalo tidur mendengkur.

Saya sudah k dokter u terapi, ternyata setelah obatnya habis, gangguan itu muncul lagi. Akhirnya saya buka internet u terapi gangguan tidur tanpa obat, ketemulah SERVO Clinic. Saya diterapi 3x, yaitu 2x tatap muka dan 1x lewat telpon.

Sekarang, sudah sembuh gangguan tidur saya dan juga bisa berfikir positip dalam menghadapi permasalahan hidup.

Terimakasih banyak Pak Isywara atas bantuannya.

DISCLAIMER : Kesaksian di atas tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat spesifik, tergantung dari seberapa cepat akar masalah ditemukan dan dari kesediaan klien untuk berubah !

Pokemon Go ?

19/07/2016

Korban game Pokemon Go mulai banyak berjatuhan.

Mulai dari kakak asal Florida yang membunuh adiknya karena mengira data Pokemon Go nya di hapus, jatuhnya dua pria dari tebing di San Diego, ditusuk orang tidak dikenal saat mencari monster Pokemon di Oregon, korban perampokan di Australia, menabrak pohon karena mencari monster sambil mengemudi di New York dsb.

Lalu kenapa Pokemon Go dapat membuat seseorang menjadi kecanduan bahkan berpotensi menimbulkan korban ?

Harus diakui, sebagai sebuah game Pokemon Go merupakan game yang sangat menarik karena tidak hanya melibatkan aktifitas kognitif melainkan juga afektif bahkan motorik sehingga menimbulkan sensasi nyaman yang sangat dalam.

Akibatnya, si pemain menjadi semakin fokus dan secara berangsur angsur mulai terputus dari dunia nyata sehingga mengira dirinya sedang berada di lingkungan yang terkendali.

Padahal dengan adanya aktifitas luar ruangan (outdoor) pada saat berburu monster Pokemon berarti pula meningkatkan resiko keamanan dan keselamatan bagi dirinya.

Disisi lain, mirip seperti orang yang sedang terhipnotis, maka pemain game tsb. menjadi rentan dipengaruhi oleh nilai nilai yang tersembunyi dalam game, jika ada ataupun oleh sugesti pihak lain.

Ingin bebas kecanduan game ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Kesaksian

15/07/2016

Johni Ho, Wiraswasta

Saya adalah seorang wiraswasta yang sedang berkembang dalam usaha, tentunya dimana usaha kita semakin berkembang maka semakin banyak pekerjaan yang harus dikerjakan dan bertemu dengan client client penting.

Disini masalah mulai muncul dalam diri saya, dimana saya merasa tertekan, depresi dan kurang percaya diri.

Suatu saat saya mengenal servo clinic lewat website dan saya putuskan mencoba menjalani terapy di Servo Clinic yang dibimbing oleh bapak Isywara.

Setelah tiga kali mengikuti terapi oleh pak Isywara saya merasakan suatu perubahan yang signifikan karena saya merasa lebih bersemangat menghadapi pekerjaan dan juga lebih percaya diri.

Terima kasih pak Isywara atas petunjuk, bimbingan dan juga sikap yang simpatik. Saya berharap Servo Clinic semakin berkembang sehingga semakin banyak orang-orang yang terbantu..salam sejahtera.

DISCLAIMER : Kesaksian di atas tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat spesifik, tergantung dari seberapa cepat akar masalah ditemukan dan dari kesediaan klien untuk berubah !

Puisi terakhir WS Rendra yang beliau buat sesaat sebelum beliau wafat.

Hidup itu seperti UAP, yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap !! Ketika Orang memuji MILIKKU, aku berkata bahwa ini HANYA TITIPAN saja.

Bahwa mobilku adalah titipan-NYA,
Bahwa rumahku adalah titipan-NYA,
Bahwa hartaku adalah titipan-NYA,
Bahwa putra-putriku hanyalah titipan-NYA …

Tapi mengapa aku tidak pernah bertanya,
“MENGAPA DIA menitipkannya kepadaku?”
“UNTUK APA DIA menitipkan semuanya kepadaku?”
Dan kalau bukan milikku, apa yang seharusnya aku lakukan untuk milik-NYA ini?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-NYA?

Malahan ketika diminta kembali,
kusebut itu MUSIBAH,
kusebut itu UJIAN,
kusebut itu PETAKA,
kusebut itu apa saja …
Untuk melukiskan, bahwa semua itu adalah DERITA …

Ketika aku berdo’a, kuminta titipan yang cocok dengan KEBUTUHAN DUNIAWI,
Aku ingin lebih banyak HARTA,
Aku ingin lebih banyak MOBIL,
Aku ingin lebih banyak RUMAH,
Aku ingin lebih banyak POPULARITAS,
Dan kutolak SAKIT,
Kutolak KEMISKINAN,
Seolah semua DERITA adalah hukuman bagiku.

Seolah KEADILAN dan KASIH-NYA, harus berjalan seperti penyelesaian matematika dan sesuai dengan kehendakku.
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita itu menjauh dariku,
Dan nikmat dunia seharusnya kerap menghampiriku …

Betapa curangnya aku,
Kuperlakukan DIA seolah “Mitra Dagang” ku dan bukan sebagai “Kekasih”!
Kuminta DIA membalas “perlakuan baikku” dan menolak keputusan-NYA yang tidak sesuai dengan keinginanku …

Duh ALLAH …

Padahal setiap hari kuucapkan,
“Hidup dan Matiku, Hanyalah untuk-MU ya ALLAH, AMPUNI AKU, YA ALLAH …

Mulai hari ini, ajari aku agar menjadi pribadi yang selalu bersyukur dalam setiap keadaan dan menjadi bijaksana, mau menuruti kehendakMU saja ya ALLAH …
Sebab aku yakin ENGKAU akan memberikan anugerah dalam hidupku …
KEHENDAKMU adalah yang ter BAIK bagiku ..Ketika aku ingin hidup KAYA, aku lupa, bahwa HIDUP itu sendiri adalah sebuah KEKAYAAN.

Ketika aku berat utk MEMBERI, aku lupa, bahwa SEMUA yang aku miliki juga adalah PEMBERIAN.

Ketika aku ingin jadi yang TERKUAT, aku lupa, bahwa dalam KELEMAHAN,
Tuhan memberikan aku KEKUATAN.

Ketika aku takut Rugi,
Aku lupa, bahwa HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN, kerana AnugerahNYA.

Ternyata hidup ini sangat indah, ketika kita selalu BERSYUKUR kepadaNYA

Bukan karena hari ini INDAH kita BAHAGIA. Tetapi karena kita BAHAGIA, maka hari ini menjadi INDAH.

Bukan karena tak ada RINTANGAN kita menjadi OPTIMIS. Tetapi karena kita OPTIMIS, RINTANGAN akan menjadi tak terasa.

Bukan karena MUDAH kita YAKIN BISA. Tetapi karena kita YAKIN BISA,
semuanya menjadi MUDAH.

Bukan karena semua BAIK kita TERSENYUM. Tetapi karena kita TERSENYUM, maka semua menjadi BAIK.
Tak ada hari yang MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang membuat SULIT.

Bila kita tidak dapat menjadi jalan besar, cukuplah menjadi JALAN SETAPAK yang dapat dilalui orang.

Bila kita tidak dapat menjadi matahari, cukuplah menjadi LENTERA yang dapat menerangi sekitar kita.

Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang, maka BERDOALAH untuk kebaikan.

Paranoid

04/03/2016

Paranoia adalah sebuah proses berfikir yang dipenuhi dengan prasangka buruk, sangat dipengaruhi oleh kecemasan atau ketakutan, sering ke titik delusi dan irasionalitas . [1]

Berpikir paranoid biasanya meliputi persecutory, atau keyakinan tentang adanya konspirasi terkait adanya ancaman yang dirasakan terhadap diri sendiri (misalnya “Semua orang sedang berusaha memburu atau ingin menjatuhkan saya “).

Paranoia berbeda dari fobia, yang juga melibatkan ketakutan irasional, tetapi biasanya tidak mencari kambing hitam.

Membuat tuduhan palsu dan ketidakpercayaan pada semua orang, juga sering merupakan gejala paranoia.

Sebagai contoh, terjadi sebuah insiden yang bagi kebanyakan orang akan dilihat sebagai kecelakaan atau kebetulan, sementara orang paranoid mungkin percaya itu sesuatu yang disengaja.

Lalu apakah tuduhan sabotase yang akhir akhir ini banyak beredar ruang publik tanpa pernah diketahui siapa pelakunya, juga termasuk kedalam proses berfikir paranoia ?

Biarlah para ahli yang menjawabnya.

Rujukan : https://en.wikipedia.org/wiki/Paranoia

Ingin menghilangkan Paranoia ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Orientasi Seksual ?

18/02/2016

Orientasi seksual adalah ketertarikan seksual atau pola romantis menetap (atau kombinasi dari ini) kepada lawan jenis atau jenis kelamin yang berbeda, kepada sesama jenis atau jenis kelamin yang sama, atau pada kedua jenis kelamin atau lebih dari satu jenis kelamin.

Secara umum, hal ini di kelompokkan ke dalam heteroseksualitas, homoseksualitas, dan biseksualitas, [1] [2] sementara aseksualitas (kurangnya ketertarikan seksual kepada orang lain), kadang-kadang diidentifikasikan sebagai kategori keempat. [3] [4]

Pengkategorian ini lebih bernuansa pendekatan terhadap identitas seksual dan terminologi. [1] Sebagai contoh, bisa saja orang menggunakan label lain, seperti pansexual atau polysexual, [5] atau tidak sama sekali. [1]

Menurut American Psychological Association, orientasi seksual “juga mengacu pada identitas yang dirasakan seseorang berdasarkan pada tindakan, perilaku dan keanggotaan mereka dalam komunitas terkait”. [1] [6]

Androphilia dan gynephilia adalah istilah yang digunakan dalam ilmu perilaku untuk menjelaskan tentang orientasi seksual sebagai sebuah konsep jenis kelamin biner alternatif.

Androphilia menggambarkan ketertarikan seksual pada maskulinitasgynephilia menggambarkan ketertarikan seksual kepada feminitas . [7]

Akibatnya timbul pengertian yang tumpang tindih antara istilah preferensi seksual dengan orientasi seksual, tetapi pada umumnya dibedakan dalam penelitian psikologis [8]

Seseorang yang mengaku biseksual misalnya, secara seksual mungkin memilih lebih dari satu jenis kelamin atas lainnya. [9]. Preferensi seksual bisa jadi menyarankan derajat pilihan secara sukarela, [8] [10] [11] sedangkan secara konsensus ilmiah, orientasi seksual adalah bukan pilihan. [12] [13] [14]

Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Sexual_orientation

Ingin berubah menjadi heteroseksual ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Dispepsia dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

Gangguan pencernaan non-ulkus [ sunting ]

Pada sekitar 50-70% pasien yang mengalami dispepsia, tidak ada penyebab organik yang pasti dapat ditentukan. Dispepsia seperti ini biasa disebut sebagai non-ulkus dispepsia dan diagnosis ditegakkan dengan kehadiran epigastralgia selama minimal 6 bulan, dengan tidak adanya penyebab lain sebagai gejala.

Pasca-infeksi [ sunting ]

Gastroenteritis meningkatkan risiko berkembang menjadi dispepsia kronis. Dispepsia pasca infeksi adalah istilah yang diberikan ketika dispepsia terjadi setelah terinfeksi gastroenteritis akut. Hal ini diyakini bahwa penyebab dari pasca-infeksi IBS dan dispepsia pasca-infeksi mungkin mirip dan mewakili aspek yang berbeda dari patofisiologi yang sama. [9]

Fungsional [ sunting ]

Ini adalah penyebab paling umum dari dispepsia kronis. Setelah gejala mereka dievaluasi, hampir tiga perempat pasien tidak memiliki penyebab organik yang jelas. Kemungkinan gejala timbul akibat adanya interaksi yang kompleks dari peningkatan sensitivitas aferen yang mendalam, pengosongan lambung yang tertunda (gastroparesis)  atau gangguan akomodasi untuk makanan, atau stres psikososial. Meskipun tidak berbahaya, gejala-gejala ini bisa menjadi kronis dan sulit diobati.

Penyakit saluran pencernaan [ sunting ]

Ketika dispepsia dapat dihubungkan dengan penyebab tertentu, kebanyakan kasus berhubungan dengan penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dan ulkus peptikum. Penyebab kurang lazim termasuk gastritis, kanker lambung, kanker esophagus, penyakit celiac, alergi makanan, penyakit radang usus, iskemia usus kronis dan gastroparesis.

Penyakit hati dan pankreas [ sunting ]

Ini termasuk cholelithiasis, pankreatitis kronis dan kanker pankreas.

Intoleransi makanan atau obat [ sunting ]

Dispepsia akut dapat disebabkan oleh makan berlebihan, makan terlalu cepat, makan makanan berkadar lemak tinggi, makan dalam situasi stres atau minum terlalu banyak alkohol atau kopi. Banyak obat yang dapat menyebabkan dispepsia, seperti aspirin, obat nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID), antibiotik (metronidazolmakrolid), obat diabetes (metformin, Alpha-glucosidase inhibitor, analog amylin, GLP-1 reseptor antagonis), obat antihipertensi (angiotensin converting enzyme [ACE] inhibitor, angiotensin II antagonis reseptor) agen penurun kolesterol (niacin, fibrat), obat neuropsikiatri (cholinesterase inhibitor [donepezil, rivastigmine]), SSRI (fluoxetine, sertraline), serotonin-norepinefrin-reuptake inhibitor (venlafaxine, duloxetine), obat Parkinson (Dopamin agonis, monoamine oxidase [MAO] -B inhibitor), kortikosteroid, estrogen, digoxin, besi dan opioid . [10]

Infeksi Helicobacter pylori [ sunting ]

Pada dispepsia fungsional, peran Helicobacter pylori adalah kontroversial dan telah ditetapkan tidak memiliki hubungan sebab akibat yang jelas. Hal ini berlaku untuk kedua profil gejala dan patofisiologi dispepsia fungsional, meskipun beberapa studi epidemiologi menunjukkan adanya hubungan antara infeksi H. pylori dengan dispepsia fungsional. Perbedaan tsb. mungkin disebabkan oleh adanya perbedaan dalam metodologi dan kurang memadainya pertimbangan faktor pembaur seperti riwayat penyakit ulkus peptikum dan status sosial ekonomi di masa lalu. [11] Uji coba terkendali tentang apakah pemberantasan H. pylori bermanfaat atau tidak dalam dispepsia fungsional menunjukkan hasil kira-kira setengah dari percobaan terdapat perbaikan dan setengah lainnya tidak ada perbaikan. Dalam uji coba terbaru US multicenter yang dilakukan pengobatan atau plasebo secara acak pada 240 pasien dan dilakukan selama 12 bulan, 28% dari pasien yang diobati dibandingkan 23% dari mereka yang menerima plasebo, gejalanya dilaporkan hilang pada tindak lanjut selama 12 bulan. Demikian pula, uji Eropa baru-baru ini tidak menunjukkan perbedaan dalam gejala yang signifikan setelah dibandingkan antara pemberantasan H. pylori dengan kontrol. Tinjauan sistematis pemberantasan, telah dilakukan dengan hasil yang bervariasi. Sebuah tinjauan sistematis pada Annals of Internal Medicine menyimpulkan bahwa secara statistik tidak ada efek yang bermakna dari rasio odds (OR) antara keberhasilan pengobatan dibandingkan dengan kontrol 1,29 (95% CI, 0,89-1,89; P = 0,18). Tidak ada efek yang terlihat setelah disesuaikan untuk heterogenitas dan untuk mengatasi H. pylori. Sebaliknya, review Cochrane menemukan meskipun kecil tapi secara statistik signifikan dalam mengobati gejala (mengatasi H. pylori  vs plasebo, masing-masing 36% vs 30%,). [12] [13]

Penyakit sistemik [ sunting ]

Ada sejumlah penyakit sistemik yang mungkin melibatkan dispepsia, meliputi penyakit koroner, gagal jantung kongestif, diabetes mellitushiperparatiroidisme, penyakit tiroid, penyakit ginjal kronis dan kelelahan adrenal . [14]

Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Indigestion

Ingin pulih dispepsia ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 775 pengikut lainnya