Kapan Berfikir dan Kapan Merasa ?

01/09/2006

  

Jika mental seseorang dikelompokkan dalam sebuah matrik, maka terdapat empat kelompok : 

  1. peristiwa baik dan menyenangkan
  2. peristiwa buruk tapi menyenangkan
  3. peristiwa baik tetapi tidak menyenangkan
  4. dan peristiwa buruk tetapi tidak menyenangkan

Pada kelompok pertama “peristiwa baik dan menyenangkan” misal men-syukuri nikmat kesehatan, menikmati rezeki, bersyukur memiliki anak yang lucu dan cerdas, maka respon sikap yang sesuai harus “perasaan”.

Akan tetapi pada kelompok kedua “peristiwa baik tetapi tidak menyenangkan”, contoh : tidak semua orang menyukai olah raga ataupun membaca, walaupun tau jika hal tersebut baik. Maka respon otomatis bawah sadar yang sesuai haruslah menggunakan mekanisme “pikiran”. Yang bersangkutan harus menjawab pertanyaan :”Dengan cara apa agar saya menyukai olah raga atau membaca ? Jika ybs. tetap menggunakan mekanisme “perasaan” maka akan menjadi sulit bagi ybs. merubah kebiasaan menjadi “suka” olah raga ataupun membaca.

Pada kelompok ketiga “peristiwa buruk tetapi menyenangkan”, contoh : merokok, selingkuh, jika ybs. tetap menggunakan mekanisme “rasa”, maka akan menjadi sulit untuk meninggalkan kebiasaan buruk tersebut.

Demikian pula pada kelompok keempat “peristiwa buruk tetapi tidak menyenangkan” contoh : terjebak lift, mengalami kecelakaan mobil dsb., maka mekanisme yang otomatis  yang harus bekerja adalah mekanisme “pikiran”. Jika menggunakan mekanisme “rasa” maka dikemudian hari berpotensi menjadikan “trauma” ataupun “fobia”.

Ternyata perbandingan untuk menggunakan “rasa” dan “pikiran” adalah 1 : 3, artinya  manusia memang diciptakan Tuhan untuk lebih banyak berfikir ketimbang menggunakan rasa seperti mengikuti keinginan ataupun hawa nafsu dsb.

Keempat mekanisme respon tersebut harus berlangsung secara otomatis / spontan dan itu dapat terjadi jika kita berlatih menggunakan pola tsb. Pola respon yang “keliru” berpotensi menimbulkan masalah berupa “hambatan psikologis” dikemudian hari.

Ingin Cepat Berubah ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s