Kecerdasan Sosial ?

12/01/2008

Melburn McBroom adalah seorang bos yang sok kuasa, perangainya menakutkan siapa saja yang bekerja dengannya.

Kenyataan tersebut barangkali tidak akan diketahui seandainya McBroom bekerja di sebuah kantor atau pabrik. Tetapi, McBroom adalah seorang pilot perusahaan penerbangan.

Pada suatu hari dalam tahun 1978, pesawat McBroom tengah mendekati Portland, Oregon, ketika ia merasakan ada masalah dengan gigi pendarat. Oleh karena itu, McBroom mencoba bertahan, mengitari lapangan udara pada ketinggian yang cukup tinggi sementara ia mengotak atik mekanisme pendaratan.

Sewaktu McBroom sibuk dengan peralatan pendarat itu, alat pengukur persediaan bahan bakar sedikit demi sedikit mendekati titik nol. Tetapi, kopilot kopilotnya sedemikian ketakutan terhadap amarah McBroom sehingga mereka diam saja, meskipun malapetaka tampak di depan mata. Akhirnya pesawat itu terempas, menewaskan sepuluh orang.

Sekarang, kisah pendaratan darurat itu digunakan sebagai peringatan dalam latihan keamanan untuk pilot pilot perusahaan penerbangan (Carl Lavin). Dalam 80 persen pendaratan darurat pesawat terbang, pilot pilot melakukan kesalahan kesalahan yang mestinya dapat dicegah, terutama apabila awak pesawat bekerja lebih kompak. Kerja kelompok, jalur komunikasi yang terbuka, kerja sama, saling mendengarkan dan mengutarakan pendapat dengan jujur-dasar dasar kecerdasan sosial-sekarang ditekankan dalam pelatihan pilot, disamping keterampilan teknis.

Kokpit merupakan mikrokosmos suatu organisasi kerja. Karena tidak langsung dapat mengakibatkan realitas dramatis seperti hancurnya pesawat, efek efek yang bersifat merusak karena semangat kerja yang buruk, karyawan yang terintimidasi atau atasan atasan yang arogan-atau salah satu diantara lusinan kombinasi lain cacat cacat emosional ditempat kerja-biasanya terlewatkan begitu saja oleh orang orang yang tidak terlibat langsung.

Tetapi kerugiannya dapat dibaca sebagai tanda tanda seperti menurunnya produktifitas, dan semakin banyaknya tenggat waktu yang dilanggar, kekeliruan kekeliruan dan kecelakaan kecelakaan kerja dan para karyawan yang berbondong bondong mengundurkan diri untuk mencari tempat kerja yang lebih baik. Sehingga tak terhindarkan lagi, terjadi penurunan laba ke titik yang mengkhawatirkan akibat rendahnya tingkat kecerdasan emosional di tempat kerja.

Apabila hal ini semakin menjadi jadi, perusahaan dapat hancur dan jatuh bangkrut.

Sumber : Daniel Goleman, Kecerdasan Emosional, 1996.

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s