Cerita Porno ?

11/11/2008

Kenapa banyak orang menyukai cerita porno, gambar porno bahkan tarian porno ?

Padahal kalau semua hal yang berbau porno “dipikirkan” maka sensasi birahi dapat berkurang bahkan hilang. Misal, kita berpikir bahwa cerita porno, gambar porno ataupun tarian porno hanyalah upaya para kapitalis, materialistis untuk menguras habis kantong Anda dengan cara mengeksploitasi hasrat manusia yang paling primitif yang sudah ada sejak jaman nabi Adam.

Tetapi memang tidak mudah untuk merasionalkan itu semua karena para kapitalis tersebut tau persis bahwa naluri seks adalah anugerah sang pencipta yang paling enak untuk dipuaskan, bukan untuk dipikirkan.

Dengan cerita yang dilebih-lebihkan, gambar yang dibesar besarkan, suara yang di desah desahkan, gerakan erotis yang di “liar-liar” kan dan ditambah alunan musik yang menggugah serta bermandikan cahaya warna warni nan indah, naluri meneruskan keturunan kita “diperalat” seolah olah semua imajinasi tersebut memang kita sendiri yang menginginkannya.

Ketidaksiapan membedakan seks sebagai sebuah sarana indah membangun mahligai rumah tangga dengan seks sebagai pemuas dahaga berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru terhadap seks itu sendiri. Tidak usah heran jika dalam perkembangannya timbul masalah seperti gangguan orientasi seksual, penyimpangan seksual, bias gender dsb.

Dan yang lebih parah lagi pengetahuan seks yang benar sangat sedikit dibahas dilingkungan keluarga dan pendidikan karena alasan “tabu” membicarakan masalah seks, sementara informasi seks “sampah” dengan mudah diperoleh dari majalah, situs internet pemuja libido dsb.

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s