Fungsi Ontogenesis ?

30/11/2009

Menurut hipotesis ontogenetic dari tidur REM, kegiatan yang terjadi selama tidur REM bayi (atau tidur aktif) tampaknya menjadi sangat penting untuk pertumbuhan organisme (Marks et al., 1995).

Studi penyelidikan dampak dari kekurangan tidur aktif menunjukkan bahwa kekurangan tidur di awal kehidupan dapat menyebabkan masalah perilaku, gangguan tidur permanen, penurunan massa otak (Mirmiran et al., 1983), dan jumlah kematian sel saraf abnormal (Morrissey, Duntley & Anch, 2004).

Tidur REM tampaknya menjadi penting untuk pertumbuhan otak. Tidur REM menempati sebagian besar waktu tidur bayi, yang menghabiskan sebagian besar waktu tidur mereka. Di antara spesies yang berbeda, semakin dewasa bayi lahir, semakin banyak waktu yang dihabiskannya di tidur REM.

Para peneliti juga menduga bahwa REM-menghambat gerakan otot dalam aktivasi otak untuk memungkinkan perkembangan otak melalui pengaktifan sinaps, namun tanpa konsekuensi gerakan yang mungkin menyebabkan bayi dalam kesulitan. Selain itu, kekurangan REM menimbulkan gangguan pertumbuhan di kemudian hari.

Namun, hal ini tidak menjelaskan mengapa orang dewasa masih membutuhkan tidur REM. Bayi mamalia perairan tidak mempunyai tidur REM pada masa bayi; [40] Tidur REM di hewan tersebut meningkat dengan bertambahnya usia mereka.

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Sleep

Ingin bebas insomnia ? Klik >  https://servoclinic.com/kesaksian/susah-tidur/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s