Penyebab Bunuh Diri ?

06/12/2009

Sejumlah faktor yang terkait dengan risiko bunuh diri termasuk: penyakit mental, kecanduan obat, dan faktor-faktor sosio-ekonomi. Sementara keadaan eksternal, seperti peristiwa traumatis, dapat memicu bunuh diri walau  tampaknya tidak menjadi penyebab independen. Dengan demikian bunuh diri, lebih mungkin terjadi selama periode sosio-ekonomi, keluarga dan krisis individu.

  • Penyakit mental

Gangguan mental sering hadir pada saat bunuh diri dengan perkiraan dari 87% [9] hingga 98%. [10] Ketika diperinci menjadi, jenis gangguan suasana hati ada 30%, penyalahgunaan zat 18%, skizofrenia 14%, dan gangguan kepribadian 13,0% dari kasus bunuh diri. [10]

  • Penggunaan narkoba

Penyalahgunaan obat adalah penyebab kedua yang paling umum menyebabkan bunuh diri setelah gangguan suasana hati. [11] Penyalahgunaan zat kronis serta penyalahgunaan zat akut, keduanya dikaitkan dengan meningkatnya risiko bunuh diri.

  • Biologis

Genetika memiliki efek pada risiko bunuh diri [25] sekitar 30-50% dari varians. [26] Sebagian besar hubungan ini bertindak melalui heritabilitas penyakit mental. [26]

  • Sosial

  • Faktor lain

Faktor faktor sosio-ekonomi seperti pengangguran, kemiskinan, tunawisma, dan diskriminasi dapat memicu pikiran untuk bunuh diri. [30] Kemiskinan mungkin bukan penyebab langsung, tetapi dapat meningkatkan risiko bunuh diri, karena merupakan kelompok risiko utama untuk depresi. [31 ]

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Suicide

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s