Sikap Ragu ?

17/02/2010

DISCLAIMER : Kisah nyata berikut ini tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi yang dicapai akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat individu, tergantung dari kesediaan klien untuk berubah dan seberapa cepat akar masalah ditemukan !

Kembali terjadi, sifat peka, imajinatif dan kreatif seorang anak perlu dibingkai secara tepat oleh orang-tua, guru dan lingkungan sekitarnya, karena jika tidak hal tersebut justru berpotensi menjadi hambatan pribadi yang membingungkan anak.

Dengan didampingi kedua orang-tuanya, datang ke S.E.R.V.O Clinic, seorang remaja cerdas bernama Robert yang pernah berprestasi meraih juara umum di sekolahnya dengan keluhan fobia benda tajam, sikap peragu, sering berimajinasi dan terkadang disertai halusinasi.

Ybs. merasa tidak nyaman dengan benda bersudut seperti ujung meja, ujung pinsil, mata pisau dll. karena khawatir akan terluka, saat bersentuhan dengan benda benda tersebut bahkan sering muncul dalam imajinasinya seperti saat ybs. sedang mengenakan celana, seolah olah ada pisau terbang yang akan muncul sewaktu waktu mengiris  “kemaluannya” dsb.

Ybs juga sering ragu dalam melakukan aktifitas sehari hari seperti rasa takut salah ambil tas sekolah, mengambil HP, mengenakan kacamata, masuk ke kamar, menggandeng orang tuanya dsb., akibatnya ybs. memerlukan durasi waktu yang lebih lama (tercenung) guna memastikan apakah benda tersebut benar miliknya.

Hal ini tentu saja menjadi perhatian orang orang disekitarnya dan tidak jarang membuat dirinya malu sendiri.

Dari penelusuran masalah ditemukan adanya kombinasi antara trauma kejepit retsleiting saat kecil serta kemampuan berimajinasi yang luar biasa karena ybs. sering membaca komik Jepang sehingga dikemudian hari berubah jadi fobia benda tajam.

Demikian pula dengan pemahaman yang keliru dalam menjaga mainan kesayangannya saat kecil, sehingga saat mainan tersebut rusak / hilang, menimbulkan kekecewaan serta penyesalan pada diri sendiri yang sangat dalam dan dikemudian hari mendorong timbulnya perilaku posesif serta sikap hati-hati yang berlebihan.

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s