Salon Vagina ?

09/07/2010

Maraknya bisnis perawatan organ intim perempuan terutama di kota besar  menarik untuk disimak.

Mulai dari yang tradisional seperti penggunaan larutan sirih, jamu kunir asam, Sari Rapet, Rapet Wangi, Asrirapet, rempah-rempah, Empot-empot ayam, Tongkat Madura, hingga yang modern atau kombinasi keduanya seperti  penggunaan sabun vagina, tisue vagina, pemutih selangkangan, penyemprotan antiseptik vagina, penyemprotan deodoran vagina, ozonisasi vagina dsb.

Tehnik perawatan mulai dari bagian luar organ intim dan relatif aman seperti senam vagina (Kegel), total body massage, aroma terapi, kompres, pengasapan, luluran, pjat vagina hingga perawatan bagian dalam dan beresiko seperti pembersihan liang vagina, pengencangan vagina, operasi vagina/laser vagina dsb.

Mengapa Peduli pada Perawatan Vagina ?

Diduga, kuatnya mitos bahwa vagina yang terlalu becek, banyak lendir, basah dan longgar akan mengganggu kenikmatan seks yang optimal, terutama pada pasangan.

Kebutuhan bawah sadar wanita untuk selalu disayang pasangan, mendorong sebagian wanita berupaya memiliki vagina yang peret dan kering agar dapat memberikan kepuasan yang maksimal pada pasangan.

Padahal banyak penelitian menunjukkan bahwa vagina memiliki mekanisme keseimbangan sendiri mulai dari kemampuan membersihkan vagina secara alami melalui sekresi lendir hingga optimalisasi kemampuan “kerja” vagina yang prima melalui pemrograman cara berfikir (mindset).

Penelitian di Zambia, Sadala et.al (1995) menemukan penggunaan bahan pengering vagina dapat menyebabkan pembengkakan dan terkelupasnya vagina. Menurut Wijgert et.al (2000) penggunaan bahan tsb. meningkatkan kerusakan pada flora vagina. Civic & Wilson (1998) melaporkan efek samping berupa goresan dan pembengkakan vagina.

Dari berbagai penelitian di Amerika,  perempuan yang rutin melakukan douching (pembersihan vagina) cenderung memiliki lebih banyak masalah yang berhubungan dengan kesehatan vagina. Mereka jadi lebih rentan terhadap pelvic inflammatory yang jika tidak diobati dapat menyebabkan kemandulan dan kehamilan ektopik (ectopic pregnancy), infeksi pada bayi, gangguan pada proses kelahiran dan lahir sebelum waktunya ( The National Women’s Information Centre, 2002).

Apakah Anda masih akan memilih cara beresiko, jika saat ini telah ada tehnik baru yang dapat meningkatkan kemampuan “kerja” vagina tanpa harus menggunakan bahan, obat obatan ataupun alat ?

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s