Stres Macet ?

12/08/2010

Akhir akhir ini, hampir setiap hari koran dan TV nasional memuat berita tentang kemacetan di Jakarta.

Banyak potensi kerugian yang timbul akibat kemacetan mulai dari kerugian subsidi bahan bakar, pencemaran lingkungan, kehilangan waktu produktif, peluang bisnis yang hilang, produktifitas kerja menurun.

Bagi para komuter (bahasa jawa : penglaju), kemacetan identik dengan terpapar sumber stres setiap hari dan jika terjadi dalam waktu yang cukup lama berpotensi menimbulkan gangguan emosional, apalagi jika disertai rasa marah akibat ulah para pengendara lain yang tidak disiplin.

Tanda tanda stres akibat macet yang perlu dikenali antara lain, mudah cemas, kepala pusing, badan pegal pegal, leher/punggung terasa kaku, mudah marah, gampang mual, tidur terasa kurang, tubuh lunglai, malas bangun tidur dan terkadang sulit tidur/insomnia.

Jika mungkin, fikirkan kemungkinan lain seperti mencari tumpangan yang tempat kerjanya sama,  pindah rumah / pindah kerja ke lokasi terdekat, gunakan supir.

Namun jika dirasa tidak juga membantu, fikirkan kemungkinan terapi !

Catatan : Komuter berasal dari bahasa Inggris commuter yaitu seseorang yang bepergian ke suatu kota untuk bekerja dan kembali ke tempat tinggalnya setiap hari; biasanya jarak dari tempat tinggal ke tempat bekerja cukup jauh.

Ingin Bebas Stres ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s