Prasangka pada Insomnia ?

15/10/2010

Pengidap Insomnia biasanya berfokus pada apa yang akan terjadi, jika mereka tidak mendapatkan tidur yang semestinya.

“Pasien sangat yakin jika mereka tidak tidur, keesokan hari akan buruk,” kata Dr Downey. “Ini pikiran ‘semua atau tidak ada’ yang sangat berlebihan. Ini adalah perasaan putus asa ..”

Mengantisipasi peristiwa buruk seperti ini disebut distorsi kognitif, karena sangat tidak realistis. “Kadang-kadang pasien berpikir secara harfiah mereka akan mati,” kata Michael J. Sateia, MD, profesor psikiatri dan kepala pengobatan tidur di Dartmouth Medical School di Lebanon, NH

“Tidak ada cara yang dapat membuat Anda tertidur jika pikiran Anda terus berprasangka buruk termasuk todongan pistol ke kepala Anda dan berkata, “Sekarang pergi tidur.”

Pada orang dengan masalah tidur, kecemasan juga menjadi semakin meningkat sepanjang malam, kata Dr Sateia. “Adanya perasaan terisolasi, sunyi, dan tanpa selingan mungkin menjadi faktor besar di sini,” tambahnya.

“Pada siang hari, kita bisa menggunakan berbagai strategi untuk mengatur masalah ini, termasuk mengambil tindakan langsung untuk mengatasinya.

Berbaring di tempat tidur dalam ruangan gelap, menjadi masalah besar bagi mereka dan tak terhindarkan.”

Courtesy : http://www.health.com/health/

Ingin bebas insomnia ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/susah-tidur/

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s