Pikiran dan Tidur ?

18/11/2010

Kemana pikiran kita pergi, saat tidur?

Sebagai pemimpi kami telah lama menduga, kondisi tersegel secara misterius ini memiliki tujuan hidup sendiri. Ilmu pengetahuan, bagaimanapun akhir-akhir ini, telah mendukung peran spesifik untuk aktivitas otak selama tidur : mematri kenangan yang kita peroleh saat terjaga.

Dalam Pembelajaran & Memori, edisi Oktober 1999, Sidarta Ribeiro, Constantine Pavlides, and colleagues (Rockefeller University) menunjukkan bahwa paparan ke “lingkungan” yang berkesan menyebabkan otak mengaktifkan gen yang disebut ZIF-268 selama tidur berikutnya.

Karena aktivasi ZIF-268 dapat mengubah perilaku sel saraf, penemuan ini menawarkan sebuah kilasan menarik tentang bagaimana otak tidur bisa mengkonsolidasikan kenangan yang terbentuk baru-baru ini.

Pada tikus, sel-sel otak tertentu yang mengaktifkan diri selama eksplorasi siang hari, cenderung untuk mengaktifkan kembali selama tidur. Para ilmuwan berspekulasi, otak tidur yang aktif kembali, membangun kegiatan dalam rangka untuk menyimpan kenangan abadi, tetapi dengan cara yang mungkin tidak diketahui.

Ribeiro dan rekan berfokus pada kontribusi ZIF-268, yang ternyata aktif setelah aktivitas otak meningkat dan berhubungan dengan penguatan komunikasi antar sel saraf.

Para peneliti memperlakukan kelompok tikus dengan novel, lingkungan yang diperkaya (labirin dengan mainan) dan kelompok tikus lain untuk kandang rumah mereka yang normal. Setelah itu, tikus pergi tidur, melewati urutan tahap yang dikenal sebagai tidur gelombang lambat dan gerakan mata cepat (REM).

Selama tidur gelombang lambat, ZIF-268 dalam semua tikus menjadi nonaktif, terlepas dari lingkungan yang telah mereka alami. Selama tidur REM, bagaimanapun, ZIF-268 pada tikus yang telah menjelajahi labirin menjadi aktif dan pada tikus yang tidak menjelajah, tetap nonaktif.

Pengaktifan kembali aktivitas ZIF-268 selama tidur REM, mungkin berpasangan dengan pengaktifan mekanisme otak lain untuk “memproses” kenangan dari pengalaman novel.

Pengolahan tersebut pada gilirannya membuktikan kepentingan untuk konsolidasi memori. Jadi tidur nyenyak: Pemulih yang alami, memiliki pekerjaan untuk dilakukan.

Sumber : http://sciencedaily.com/releases/991026074517.htm

Ingin bebas insomnia ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/susah-tidur/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s