Manfaat Do’a ? #2

03/01/2011

Untuk beberapa hal, doa juga merupakan pengalihan yang berguna, studi Sharp menemukan.

Cukup melipat tangan dan berkonsentrasi pada apa yang harus dikatakan adalah penangguhan dari kecemasan akibat hubungan yang kasar. Pengalaman tsb. tidak jauh berbeda saat curhat dengan teman dekat atau orang tua, katanya.

“Saya melihat tindakan berdoa, berdialog dengan Allah, sama seperti sebuah interaksi sosial yang sah,” kata Sharp. “Daripada interaksi yang kaku saat Anda harus bertatap muka dengan orang lain, berdoa adalah membayangkan hal lain.”

Itu bukan untuk mengurangi peran Tuhan bahwa dengan mengingatNya, seorang partisipan hadir dalam doa, Sharp menambahkan.

“Sebaliknya, saya tidak berharap doa memiliki manfaat bagi orang yang berpikir Tuhan tidak ada,” katanya. “Yang penting adalah bahwa mereka percaya Tuhan itu ada, dan memiliki konsekuensi bagi mereka secara emosional dan pada perilaku mereka.”

Namun, konsekuensi dari doa tidak selalu positif. Mereka memberitahu saya, bahwa “Bagi beberapa orang, melalui doa, mereka belajar untuk mengampuni mitra kasar mereka, untuk melepaskan kemarahan dan kebencian mereka,” kata Sharp.

“Tapi itu jadi pedang bermata dua. Itu baik bagi mereka yang keluar dari hubungan kekerasan untuk membebaskannya sampai tingkat tertentu. Tapi jika mereka masih dalam hubungan kekerasan, hal tsb. dapat menunda keputusan mereka untuk pergi dan dapat berakibat buruk.”

Pedang bermata dua itulah yang membuat mekanisme berdoa menjadi topik yang penting bagi penelitian baru, menurut Sharp. “Agama sering menetapkan suatu hal yang sangat positif atau sangat negatif,” katanya. “Ini merupakan cara yang jauh lebih rumit dari itu.”

Banyak dari mereka yang diwawancarai oleh Sharp mengatakan, mereka percaya pada Tuhan, tetapi tidak mengikuti gereja tertentu. “Mereka masih berdoa,” katanya.”Ini adalah praktik keagamaan yang paling umum yang dapat Anda temukan.

Untuk alasan itu saja, layak diberi perhatian lebih dan saya pikir, penelitian mendatang harus mempertimbangkan doa sebagai sebuah interaksi, bukan tindakan sepihak.”

Sumber : http://sciencedaily.com/releases/101214085328.htm

Ingin bebas sakit hati juga ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s