Sulit Mema’afkan ?

13/01/2011

  

Apakah sampai dengan saat ini Anda masih sakit hati dengan ipar, mertua, suami, sahabat, atasan bahkan anak Anda ?

Masih terus terngiang dan tergambar dengan jelas, kata kata mereka yang sangat menyakitkan, mimik muka yang sinis dan tindakan mereka yang sangat menyebalkan, seolah film lama yang diputar kembali, terutama saat berdekatan dengan mereka.

Walau mungkin mereka sendiri sudah meminta maaf atas peristiwa tersebut atau Anda sendiri sudah ingin melupakannya, namun entah mengapa peristiwa menyakitkan seperti tuduhan, sikap penolakan, pemberontakan, arogansi, perselingkuhan, prasangka dsb. begitu membekas dan sulit untuk dilupakan apalagi dimaafkan.

Jika demikian, hal tersebut menunjukkan emosi Anda telah terkunci dan terus berpusat pada orang orang yang menyakitkan hati Anda. Akibatnya hidup Anda senantiasa tersandera oleh masa lalu dan menjadi tidak bahagia.

Anda jadi gampang cemas, gelisah, penuh curiga, dan tidak jarang disertai keluhan fisik seperti pusing, berdebar debar, sakit perut/mag dsb. terutama saat Anda bertemu dengan sumber stres atau menemukan situasi yang mirip dengan peristiwa menyakitkan tersebut.

Padahal sering karena pertimbangan demi anak, keluarga ataupun sosial, Anda jadi sulit menghindar dari berbertemu dengan sumber stres, kecuali Anda sendiri yang memutuskan untuk mencari solusinya.  

Apakah Anda rela jika seluruh aspek kehidupan Anda jadi terganggu akibat tindakan bodoh yang dilakukan orang lain, sementara ybs. sendiri barangkali sudah melupakannya ?

Bagaimana jika saat ini sudah ada terapi yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit hati Anda, mau ?

Ingin bebas sakit hati juga ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

6 Responses to “Sulit Mema’afkan ?”

  1. budiman Says:

    Masih terasa sakit dihianati istri… wlw dia udh brjanji tak akan.mengulangi nya lg… namun ht ini sangt sakit yg ada hanya dendam pd cowo nya….

    • Servo Clinic Says:

      Wajar jika pak Budiman hilang kepercayaan karena dikhianati pasangan.

      Namun sakit hati atau dendam tidak menyelesaikan masalah, karena membuat seluruh hidup kita terfokus (baca : berhenti) hanya pada satu masalah. Padahal banyak hal bermanfaat lain yang dapat dikerjakan.

      Sebaiknya diterapi !

  2. abby gail Says:

    Saya sangat kesal pd suami saya,krna dia mengulangi perbuatan yg sama lg,pd hal dia sdh janji takkan mengulanginy lg,terus terang sy sdh mati rasa ngeliat dia,kita sdh buat perjanjian sebelumny bawasanny sy yg akan meninggalkanny kalau dia mengulanginy lagi,atau jika mmg dia mau sy masih tggal dirumah bersama dia dan 3ank kami,,sy mau supaya dia tidak mengganggu saya dengan mengajak hubungan suami istri,krna sy sdh jijik melihat dia,dan saya pun ga egois,sy ga ngelarang dia untuk berhubungan dengan siapa pun,,karena sy sangat jijik dengan yg nama ny dosa Zinah,,,saya mau bertanya,,apakah keputusan ini salah(karena saya lbih tenang sperti ini)

    • Servo Clinic Says:

      Jika menyangkut dosa atau tidaknya sikap tersebut, sebaiknya dikonsultasikan kepada pemuka agama.

      Namun jika yang diinginkan adalah memperbaiki kualitas komunikasi antara suami istri, silahkan hubungi SERVO Clinic.

  3. Nung Says:

    Saya saat ini juga dihianati suami saya,suami saya selingkuh dengan wanita lain disaat saya hamil.pedih banget rasanya…sampai2 saya tidak bisa makan,insomnia dan badan jd drop.suami saya sudah berjanji dan bilang outis sama perempuan itu,tp masalahnya mrk 1 kantor satu ruangan tiap hari ketemu,itu yg membuat aku kepayahan memikirkannya.tiap hari tersiksa memikirkan mrk masih ketemu.

    • Servo Clinic Says:

      Berharap suami menepati janji atau tidak, diluar kendali kita. Namun tidak membiarkan diri terpuruk justru sepenuhnya berada dalam wilayah kendali kita.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s