Unek Unek ?

13/02/2011

Unek unek menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia didefinisikan sebagai perasaan yang terpendam misal rasa kecewa atau sedih.

Adapun alasan seseorang enggan mengeluarkan unek unek ataupun rasa kecewanya biasanya karena tidak ingin timbul konflik ataupun merusak suasana baik yang telah terjalin diantara mereka.

Namun sayangnya, “bahasa” tubuh seseorang seringkali tidak mampu menyembunyikan perasaan kesal tersebut, akibatnya dapat muncul dalam bentuk kata kata yang ketus, muka yang jutek, mulut yang manyun dsb. yang justru dapat menimbulkan salah faham satu sama lainnya.

Jika demikian, mengapa tidak kita ungkapkan saja perasaan terpendam tsb. secara terus terang ?

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan saat mengeluarkan unek unek agar tidak menimbulkan konflik :

  • Minta waktu secara khusus untuk berbicara “empat mata”. Katakan ada hal sangat pribadi yang ingin Anda bicarakan dan jangan terpancing untuk membicara isi sebelum waktu disepakati.
  • Sampaikan tujuan baik Anda. Sebelum membicarakan unek unek sampaikan maksud baik Anda yaitu ingin membicarakan solusi, bukan mencari salah benar dan jika ada cara penyampaian yang dirasa menyinggung perasaan, Anda minta maaf.
  • Fokus pada topik. Jangan biarkan topik pembicaraan melebar ke hal hal yang tidak penting. Ingatkan kembali maksud baik Anda yaitu ingin membicarakan solusi, bukan mencari siapa yang salah.
  • Jadilah pendengar yang baik. Beri kesempatan diri pada lawan bicara untuk membela diri dan jangan dipotong, tapi ingatkan pula jika giliran Anda bicara, Anda tidak ingin dipotong.
  • Hargai apapun reaksi lawan bicara. Terima apapun respon lawan bicara. Jadi apakah ybs. tetap tidak sadar akan kekeliruan dirinya, tidak mau minta ma’af, tidak mau berubah atau bahkan memusuhi Anda tidaklah penting, karena setidaknya “pesan” Anda telah sampai.

Bagaimana jika Anda merasa tidak punya keberanian menyampaikannya secara langsung atau Anda tidak ingin perseteruan Anda didengar oleh orang lain ataupun anak anak Anda ?

Anda tetap dapat mengeluarkan unek unek melalui SMS ataupun Email, bahkan dari sisi objektifitas cara ini sangat unggul karena Anda memiliki kesempatan untuk memilih kata kata yang sopan dan membiarkannya “mengendap” dulu beberapa hari agar yang dikirim benar benar SMS terbaik.

Apalagi “kata kata” SMS ataupun Email tidak mengikutkan sertakan raut muka yang jutek/sinis, nada bicara yang tinggi apalagi gerakan fisik…. he he he……..

Bagaimana jika via tulisan ataupun SMS tetap juga tidak berani ? Sebaiknya terapi !

Siapa aja yang merasakannya ? Klik > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s