Mengeluarkan Isi Hati ?

11/04/2011

Kita semua sepakat, bahwa jauh lebih baik jika kita dapat mengungkapkan perasaan suka ataupun tidak suka kita kepada orang lain, daripada memendamnya.

Dengan mengungkapkan perasaan, seseorang jadi dapat menyampaikan apa yang diinginkan atau tidak diinginkan, apa yang disukai dan yang tidak disukai dari dan kepada orang lain sehingga diharapkan respon balik yang timbul sesuai dengan yang diinginkan.

Pada kenyataannya, cara seseorang mengekspresikan perasaan dapat bervariasi, mulai dengan cara langsung seperti mengeluarkan unek unek, ngomel, marah ataupun dengan cara tidak langsung seperti sindiran, ngedumel, mengeluh pada orang lain, tergantung dari sifat dan keberanian seseorang.

Namun, apapun cara yang dipilih, pastikan ekspresi perasaan dilandasi oleh maksud yang baik dan disampaikan dengan cara yang baik pula, sehingga tujuan tetap tercapai, tanpa harus menyinggung harga diri orang lain.

Sebagai contoh, pilihan untuk mengeluarkan uneg uneg atau marah-marah kepada orang lain yang menyebalkan, walau sama sama mengekspresikan perasaan, dapat memberikan hasil yang berbeda.

Mengeluarkan unek unek lebih berfokus pada menyatakan “apa yang kita rasakan dan kita inginkan” misal saya kecewa, saya merasa dibohongi, saya berharap dsb., sedang marah marah berfokus pada kekurangan orang lain misal kamu pembohong, kamu gobl*k, kamu egois dsb.

Menurut Anda, mana yang lebih berpeluang memberikan respon positif, orang yang diinformasikan sebuah pesan atau orang yang dihina ?

Ingin cepat berubah ? Klik > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

4 Responses to “Mengeluarkan Isi Hati ?”

  1. Vitha Says:

    Aku punya mama yang kejam sekali tiap dya perlakukan aku dengan kasar apa pun yang aku lakukan untuk membuat nya bahagia tapi malah membuat nya marah ,, aku rasa mama udah gak peduli lagi ma aku

    • Servo Clinic Says:

      Vitha, masukkan saja hal tersebut ke area musibah dan abaikan sikap mama.

      Yang penting mulai sekarang Vitha fokus saja pada hal hal yang produktif seperti belajar, menambah teman yang baik, berorganisasi, menambah keterampilan dll., dimana semua hal tersebut kelak akan memudahkan hidup Vitha.

      Insya Allah mama akan malu sendiri karena pikiran buruknya tidak terbukti.

  2. Kurnia Says:

    aku punya teman yg sekelas sama saya , diawal masuk kelas saya tidak punya perasaan sama sekali sama dia tapi semakin lama aku mulai menyukai dia
    apa ini artinya aku suka sama dia dan apakah suka dan cinta itu sama . kalau sama tolong jelaskan persamaannya dan kalau berbeda tolong jelaskan perbedaannya !

    • Servo Clinic Says:

      Suka dan cinta sama saja….yang membedakan hanya derajatnya….. kalau cinta biasanya sudah serba lebih seperti lebih serius, lebih posesif, lebih perhatian dsb.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s