Do’a Bersama Menjelang UN ?

13/04/2011

Menjelang ujian nasional (UN), beberapa sekolah menyelenggarakan doa bersama dengan tujuan memberikan rasa tenang pada siswa.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah UN merupakan sebuah momok yang sangat menakutkan sehingga perlu ditangkal dengan “ritual” doa bersama ?

Bukankah belajar ataupun sekolah hanya sekedar “alat” untuk meningkatkan kemampuan diri siswa ? Dengan belajar seorang siswa membentuk cetak biru dirinya sehingga memiliki kemampuan merespon stimulus ataupun tantangan yang diperlukan untuk bertumbuh.

Dengan demikian hasil UN hanya berfungsi sebagai indikator guna mengukur apakah hasil pendidikan yang dicapai telah sesuai dengan hasil yang diinginkan dan sebagai umpan balik bagi perbaikan pendidikan berikutnya.

Seorang siswa baru dapat dikatakan “gagal” hanya jika yang bersangkutan menyerah dan tidak lagi mau sekolah/kuliah, namun selama ybs. masih terus mau mencoba, paling cuma sekedar “jatuh” dan siap bangun lagi untuk berhasil.

Sudahkah jauh jauh hari, para siswa dibekali pemahaman bahwa hasil UN ataupun SNMPTN hanyalah akibat ataupun resiko atas seberapa baik perencanaan, persiapan yang kita lakukan sebelumnya, bahkan sejak kelas 1 ?

Sangat disayangkan jika berdoa hanya difungsikan sebagai “pemadam kebakaran”. Padahal sebagai umat beragama, kita memang selalu dianjurkan untuk berdoa setiap memulai suatu aktifitas.

Ingin cepat berubah ? Klik > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s