Beda Hipnotis dengan Cuci Otak ?

14/04/2011

Sehubungan dengan kasus yang menimpa Lian Febriani, karyawati Kementerian Perhubungan yang sempat hilang selama beberapa hari, timbul perbedaan pendapat dari beberapa ahli, apakah ybs. merupakan korban kejahatan hipnotis ataukah cuci otak ?

Secara metode, kedua cara tersebut menggunakan prinsip yang sama yaitu sama sama memanfaatkan mekanisme kerja bawah sadar, namun yang membedakan adalah tujuannya, dimana kejahatan hipnotis biasanya bertujuan jangka pendek, sedang cuci otak lebih berjangka panjang.

Kejahatan hipnotis lazim dilakukan secara mendadak dan bersifat ekstrim misal seseorang dibuat sangat takut, sangat gembira, sangat setuju, sangat kaget, sangat bingung, dsb. sedang cuci otak cenderung dilakukan secara lebih soft, sistematis namun kontinyu, melalui kesamaan minat, cita-cita ataupun ideologi. Jadi seseorang yang dicuci otak hampir sama dengan seseorang yang dihipnotis secara terus menerus.

Salah satu “pintu masuk” ke bawah sadar, calon korban biasanya diberi pertanyaan yang mudah, berupa pertanyaan pilihan, namun apapun jawaban yang dipilih, dua-duanya adalah jebakan. Tujuannya agar calon korban masuk ke dalam “kendali” si penghipnotis ataupun si pencuci otak.

Yang justru harus Anda tanyakan terlebih dahulu adalah “Anda siapa” dan dalam kapasitas sebagai apa ? Pastikan sejak awal Andalah yang memegang kendali penuh atas pikiran ataupun perasaan Anda.

Namun jika ybs. pintar bicara dan terus menerus membanjiri Anda dengan berbagai pertanyaan, segera terjaga, abaikan dan putuskan pembicaraan dengan mengatakan, “Maaf, coba tanya ke orang lain saja; maaf saya tidak tertarik; eit sorry…. saya lagi sibuk/buru buru” dsb. tanpa perlu memperinci alasannya atau berpura pura menelpon seseorang atau pergi ke toilet.

Jangan terpancing untuk memberi opini, pendapat ataupun mengikuti permintaan tidak wajar dari orang yang tidak Anda kenal, misal : “bisa geser sedikit, padahal masih cukup ruang”, “bisa pegangin tas saya sebentar, padahal ybs. terlihat tidak repot” dsb., karena sekali Anda menurut, Anda mulai masuk ke dalam perangkap.

Setelah masuk ke dalam perangkap, selanjutnya fisik Anda dilumpuhkan dengan dibuat capek, kurang tidur, dibuat lapar, disekap dan pikiran Anda dikosongkan dengan tehnik persuasi, intimidasi, iming iming, logika searah, memanfaatkan rasa bersalah/berdosa, dsb. tujuannya agar konsep diri, keyakinan, nilai nilai diri ataupun kebiasaan lama dirusak, untuk kemudian diganti dengan nilai nilai / keyakinan baru yang sesuai dengan tujuan sipencuci otak.

Berita baiknya, sekalipun Anda mengira tidak mungkin lagi lepas dari cengkraman fisik ataupun doktrin para pencuci otak, namun Anda sepenuhnya adalah pemilik sah pikiran dan hidup Anda. Cukup dengan niat mengambil kembali kendali diri milik Anda, Anda secara otomatis sadar penuh dan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk meninggalkan mereka.

Tahap terakhir dari pencucian otak, biasanya Anda diambil sumpah, diberi nama/identitas baru, namun itu semua menjadi “tidak bekerja” jika Anda menolaknya dalam hati dan berpura pura mengucapkan sumpah, padahal justru menyangkalnya.

Contoh, sisipkan dan sembunyikan kata “pura-pura” atau “menolak” dalam kalimat “Saya bersumpah” sehingga berubah menjadi “Saya (pura pura) bersumpah” atau “Saya (menolak) bersumpah” ………… dst.”

Catatan : Pada tahap pendidikan atau operasi, biasanya Anda diberi atribut atribut sederhana seperti penyematan pita, simbol, yel, pin, tanda tanda kepangkatan, julukan yang bertujuan “mengunci” mental Anda, namun itu semua secara otomatis menjadi tidak “berguna” jika Anda sendiri yang membuangnya.

Ingin bebas pengaruh hipnotis / cuci otak ? Klik > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s