Kemandirian yang Salah Arah ?

27/09/2011

 

Terkadang ungkapan kemandirian yang tidak sehat, lebih merupakan usaha seorang remaja yang salah arah namun wajar saat menghadapi situasi keluarga yang sulit.

Misalnya, Tammy yang berusia lima belas tahun, menolak setiap arahan orang-tuanya dan selalu mengingatkan mereka bahwa mereka tidak bisa mengaturnya-bahkan memanggilnya, sekalipun untuk makan malam.

Tammy mencemooh perhatian maupun hukuman orang tuanya. Ia berusaha menunjukkan bahwa ia tidak membutuhkan siapapun, kesana kemari sendirian dan berhasil bertahan tanpa uang saku sepeserpun.

Orang-tua Tammy memberitahukan kepada saya bahwa Tammy sangat mandiri sejak kecil dan mereka berasumsi ia tidak membutuhkan orang lain. Ini bisa jadi salah sama sekali.

Pada kenyataannya, putri mereka merasa terkucil, kesepian dan sedih, berhenti berusaha menjalin hubungan dengan kerabat dan teman-teman sebayanya. Kemandiriannya yang hanya sebatas kulit tsb. hanyalah kedok untuk menutup-nutupi sesuatu yang hilang dalam kehidupannya.

Seperti yang diketahui, orang-tua Tammy bersikap dingin dan tidak demonstratif, sehingga putri mereka harus belajar untuk menghibur dirinya sendiri sejak usia dini sebagai tanggapan terhadap kurangnya keterlibatan orang-tuanya.

Kebutuhan untuk mengandalkan diri sendiri itu semakin bertumbuh menjadi penolakan terhadap gagasan mengandalkan diri kepada orang lain.

Jika Anda punya anak yang berperilaku seperti Tammy, jangan hanya mengatakan bahwa ia anak yang menyulitkan. Sebaliknya, perhatikan pesan yang sebenarnya ingin disampaikan, sering kali itu adalah seruan minta tolong.

Anda harus mengindahkannya dengan mengamati perilaku Anda sendiri, selain perilaku anak Anda.

Sumber : Dr. Neil I. Bernstein, Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, 2006.

Ingin Anak Remaja Anda Berubah ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s