Menopause dan Seksualitas ? #1

11/10/2011

Secara klinis, menopause didefinisikan sebagai waktu dimana seorang wanita tidak mengalami menstruasi selama satu tahun.

Dalam literatur populer istilah ini digunakan untuk menyatakan bulan/tahun sebelum, selama dan setelah berhentinya menstruasi, saat di mana wanita lebih sering dipengaruhi oleh perubahan fisik dan psikologis. Bahkan sebagian perubahan tersebut mempengaruhi seksualitas.

Sekitar 85 persen wanita mengalami gejala menopause seperti hot flashes, keringat malam dan kekeringan vagina, karena menurunnya kadar estrogen. Jika turun, aliran darah ke vagina juga berkurang, menyebabkan turunnya sensasi nikmat.

Keparahan gejala adalah sangat bervariasi antara satu wanita dengan wanita lain. Sebagian wanita kehilangan gairah seksual yang mungkin disebabkan oleh perubahan hormonal dan gejala seperti kekeringan vagina (mudah diobati). Mereka ataupun pasangan mungkin memiliki sikap negatif terhadap ketuaan dan citra tubuh.

Seorang wanita yang memiliki kesempatan untuk melakukan hubungan seksual secara teratur dalam hubungan yang baik lebih mungkin untuk tetap responsif secara seksual dibandingkan mereka yang tidak.

Sumber : Joel D. Block, Ph.D., Secrets of Better Sex, 1997.

Ingin Tetap Bergairah ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s