Menjadi Pribadi yang Sehat ?

12/09/2012

Apa yang membedakan pribadi yang sehat dengan yang tidak sehat, meskipun secara fisik, pendidikan ataupun keuangan kurang memadai ?

Pribadi yang sehat adalah pribadi yang bersedia melakukan sesuatu secara sempurna atau paling tidak mendekati sempurna pada kesempatan pertama dan jika belum sempurna pada kesempatan pertama, bersedia menyempurnakannya pada kesempatan pertama berikutnya.

Mereka memiliki pikiran dan perasaan yang positif yang membimbing mereka dalam bertindak sehingga bersedia mempersiapkan diri, bersedia kreatif, bersedia menerima resiko, tidak mudah menyerah, tidak gampang menyalahkan diri sendiri ataupun keadaan dsb.

Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana mereka memiliki pribadi yang sehat tersebut ?

Memang betul, ada yang mendapatkannya karena keberuntungan, misal karena memiliki orang-tua yang bijak ataupun kebetulan berada pada lingkungan yang kondusif, namun ada juga yang bersedia mendapatkannya sendiri melalui bertanya, mencari informasi, mencontoh orang lain ataupun meminta bantuan profesional.

Kebanyakan dari mereka fokus (baca : sangat menyukai) pada bidang yang mereka pilih dan mengabaikan hal-hal yang dapat menghambat keinginan mereka.

Ingin menjadi pribadi yang sehat ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

4 Responses to “Menjadi Pribadi yang Sehat ?”

  1. Arya Carmelinno Says:

    Masalah biaya ga ada di web?

    Sent from my iPad

  2. Abdul Sholeh Says:

    selamat malam pak….saya adalah peribadi yg sadar bahwa menyikapi semua yg datang terhadap diri ini harus dengan respon positif dan harus dengan kesabaran, tetapi begitu saya berjumpa dengan pribadi yg lain,kadang2 saya merasa seperti orang kalang kabut, atau seperti orang yg tidak siap, dan ketika semua terjadi kita menyadari bahwa seharusnya yg kita lakukan tidak harus seperti itu….,begitulah yg terjadi pak…..,sehingga saya ketik di internet karena saya ingin mencari metode2, bagaimana sih caranya mengatasi hal ini…sehingga saya bisa terhindar dari sakit hati, terhindar dari benturan2 yg pasti akan mengakibatkan bekas. lalu saya baca artikel bapk tenang SERVO ini..
    Bagaiman jika posisi jauh….karena saya tinggal di RIAU, tepatnya di daerah Dumai.
    bisakah terapi melalui telpon saja….

    Terimakasih pak…..

    • Servo Clinic Says:

      Kita tidak dapat mengontrol apa yang ada dalam pikiran orang lain, siapapun dia. Itu sebabnya, diabaikan saja, karena sakit hati adalah resiko yang harus kita “bayar” jika kita bersedia menanggapinya.

      Terapi dapat dilakukan secara jarak jauh melalui telpon, HP, YM atau Skype.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s