Sabar Ada Batasnya ?

05/10/2012

Sabar dan menahan marah adalah dua hal yang berbeda.

Walau tampak luar sama-sama diam, sabar yang ada batasnya, belumlah dapat disebut sebagai sabar, melainkan cuma sedang menahan marah.

Sabar yang ada batasnya bersifat semu, manipulatif, selalu berorientasi ke masa lalu, menyalahkan diri sendiri ataupun keadaan, tidak belajar dari kesalahan sebelumnya dan tetap mengulanginya dengan cara yang sama.

Sabar yang sesungguhnya adalah kesediaan diri untuk menerima resiko dan apapun pencapaian yang Allah Swt. berikan, selalu berorientasi ke depan dan bermakna penyempurnaan dan jika belum sesuai dengan target yang direncanakan, bersedia untuk mengambil hikmah dan mengubah cara pada kesempatan berikutnya.

Itu sebabnya sabar yang sejati, tidak ada batasnya.

Ingin jadi Penyabar ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s