Strategi Mengajak Anggota Keluarga Terapi ?

07/10/2014

Meskipun kenyataannya bermasalah, tidak ada seorangpun suka ditempatkan di posisi bermasalah (objek).

Saat Anda berfikir anggota keluarga memiliki masalah psikis dan mengajaknya untuk meminta bantuan profesional, secara alami mekanisme pertahanan diri (defense mechanism) ybs. akan menjadi aktif, guna mengurangi kecemasan yang timbul akibat “vonis” dan mengubahnya menjadi perasaan tidak terancam.

Agar tujuan mengajak anggota keluarga mengikuti sesi terapi tercapai, cara paling mudah adalah dengan membalik posisi yaitu menempatkan diri Anda di posisi yang bermasalah sambil meminta ybs. menemani terapi dan katakan “Sepertinya saya deh yang bermasalah, saya ingin mengikuti sesi terapi. Yuk temani saya, barangkali kamu (pasangan/anak) bisa memberi masukan ke terapis kira kira apa yang harus saya lakukan agar berubah!”

Suka atau tidak suka, bisa jadi dalam persepsi ybs. diri kitalah yang bermasalah dan tawaran bijak Anda ini tentunya akan mendorong ybs. dengan sukarela mengungkapkan semua uneg unegnya ke terapis.

Lalu apakah strategi ini tidak beresiko membuat Anda kehilangan rasa hormat dari pasangan atau anak Anda ?

Jawabannya adalah tidak beresiko karena biasanya terapis tau persis, bagaimana menjelaskan posisi Anda kepada pasangan atau anak Anda bahwa tujuan Anda selalu baik, meskipun terkadang dilakukan dengan cara yang kurang pas.

Ingin keluarga berubah ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s