Trauma Visual ?

27/11/2014

Pernahkah Anda melihat postingan foto menakutkan atau sadis di media sosial ?

Lalu Anda diminta untuk mengatakan “amin” dengan cara memberi tanda “like” atau meneruskan pesan tersebut ke handai tolan Anda dan jika hal tersebut tidak Anda lakukan maka Anda dianggap tidak memiliki nurani bahkan dianggap tidak bermoral.

Tahukah Anda bahwa foto sadis tersebut dapat menimbulkan trauma visual sehingga akan selalu terbayang bayang, bagi siapapun yang melihatnya ?

Bagaimana jika pesan berantai tersebut dimaksudkan untuk tujuan tertentu yang menyesatkan, propaganda terselubung misalnya ? Lalu bagaimana kita harus mensikapinya ?

Rumusnya sederhana, sebuah perbuatan, dapat disebut sebagai perbuatan baik, hanya jika dilakukan dengan cara cara yang baik pula.

Jika demikian, apakah tindakan meneruskan foto tersebut masih dapat disebut sebagai tindakan bermoral atau justru sebaliknya ?

Ingin bebas trauma ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

12 Responses to “Trauma Visual ?”

  1. siska Says:

    mau tanya apa mksd dr kata” ini?
    Bagaimana jika pesan berantai tersebut
    dimaksudkan untuk tujuan tertentu yang
    menyesatkan, propaganda terselubung
    misalnya ?

  2. Hamzah Says:

    Saya termasuk anak yg mendapatkan pola asuh yg salah, saya merasa ada sifat” dan perasaan minder, tidak bergairah, mudah tersinggung, Namun apapun yg terjadi dlam hidup saya sayalah yg bertanggung jawab, Saya ingin membangun karakter dan sifat” yg saya inginkan. Saya ingin menterapi diri

    • Servo Clinic Says:

      Kita tidak bisa memilih siapa yang akan menjadi orang tua kita, namun kita bisa memilih kita kelak menjadi apa.

      Dengan atau tanpa bantuan terapis, sebaiknya mulai memutuskan berubah !

  3. nana Says:

    saya takut akan kematian bagai mana mengatasi nya..
    persaan sllu di hantui akan mati..jadi saya susah tdur dan takut melakukan apapun
    saya bisa stres sendri jdi ny..

  4. nana Says:

    dok. ap kah ada cara lain selain di terapi.pliis dok bntu saya..kalau saya seperti ini terus lama lama saya bisa stres dok.kasian melihat anak dan suami saya dok.

  5. nana Says:

    Assalamualaikum pak.
    pak maaf sebelum nya..saya ini merasa takut mati.bagai mana mengatasi nya pak. sdh hmpir 5 tahun saya seperti ini..
    awal mula nya saya mmpunyai penyakit maag..
    dri situ saya merasakan perasaan takut.sering cemas dada berdebar” kluar keringat dingin. bisa menangis sendri..
    tolong bntu saya pak.
    terima kasih.

    • Servo Clinic Says:

      Itu karena arah respon persoalan terbalik dari jati diri Nana. Sakit maag sendiri hanyalah indikator bahwa sudah ada kecemasan tersembunyi sebelumnya.

      Sebaiknya diterapi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s