Penganiayaan Anak ?

09/07/2015

Tingginya kasus penganiayaan ataupun penelantaran anak dapat dijadikan indikasi rapuhnya lembaga perkawinan sebagai sebuah lembaga pelahir generasi unggul (perlu diteliti lebih lanjut).

Padahal dari kelahiran generasi yang bebas trauma inilah kita bisa berharap banyak memiliki generasi penerus yang sehat, cerdas, produktif dan bahagia.

Sayangnya, keterampilan dalam mengasuh anak (parenting skills), keterampilan hidup (life skills), keterampilan memecahkan masalah (problem solving skills)  belum terintegrasi dalam sistem pendidikan dan kesehatan nasional sehingga kebanyakan pasangan muda belum memiliki persiapan saat masalah keluarga tiba.

Akibatnya mudah ditebak, mereka cenderung tanpa sadar kembali menggunakan pola asuh yang pernah mereka kenal, persis seperti cara cara orang tua mereka dulu membesarkan dirinya, padahal situasinya sudah tentu sangat jauh berbeda.

Untuk itu sebelum menikah, pastikan Anda menyadari adanya dua hal yang dapat mengancam kesehatan emosi calon putra putri Anda yaitu hambatan pribadi, hambatan yang dimiliki oleh masing masing pasangan seperti gangguan kecemasan, mudah panik, takut, depresi, malas, kebiasaan buruk, kecanduan dsb. serta hambatan komunikasi, hambatan yang timbul saat perbedaan sifat / karakter dipadukan dalam sebuah lembaga perkawinan.

Ingin bebas penganiayaan anak ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s