Gejala Dispepsia ?

13/02/2016

Dalam kebanyakan kasus, riwayat klinis klien jarang digunakan untuk membedakan mana dispepsia yang disebabkan oleh organik dan yang fungsional.

Sebuah tinjauan sistematis literatur akbar baru-baru ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dari diagnosa dispepsia organik secara opini klinis dibandingkan dengan model komputer pada pasien yang dirujuk untuk melakukan endoskopi bagian atas.

Model komputer didasarkan pada demografi pasien, faktor risiko, riwayat dan gejala penyakit. Studi ini menunjukkan bahwa baik kesan klinis ataupun model komputer, mampu membedakan antara penyakit organik dengan fungsional secara memadai.[Rujukan?]

Dalam penelitian terbaru, pasien dengan penyakit ulkus peptikum dibandingkan terhadap pasien yang mengalami dispepsia fungsional.

Meskipun pada kelompok dispepsia fungsional dilaporkan mengalami perasaan penuh pada perut bagian atas, mual dan secara keseluruhan mengalami kesusahan dan kecemasan yang lebih besar, namun hampir semua gejala yang sama terlihat pada kedua kelompok.

Oleh karena itu, menjadi tugas yang menantang bagi dokter untuk memisahkan pasien yang diduga memiliki gangguan organik dari pasien yang memiliki dispepsia fungsional yang diberi pengobatan simptomatis empiris, sehingga menjamin pengujian diagnostik lebih lanjut.

Pemeriksaan harus ditargetkan untuk mengidentifikasi atau menentukan penyebab spesifik.

Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Indigestion

Ingin bebas dispepsia ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s