Kesaksian Orientasi Sejenis

09/09/2016

ALI, Karyawan Swasta

Terimakasih pak Isywara, terima kasih SERVO Clinic.

Saya saat ini sudah bersih dan bahagia dengan istri dan keluarga saya.

Saya dulu adalah seorang homoseksual yang tidak pernah terlintas sedikitpun dipikiran saya untuk mencintai wanita. Sejak remaja saya sudah menyukai laki-laki dan dalam pikiran saya selalu ingin di masa depan saya hidup berdua dengan laki laki, bahkan di umur 25 tahun saya sudah coming out kepada keluarga saya dan orang-orang terdekat saya, bahwa saya homoseksual dan diumur itu pula saya menemukan pasangan laki-laki saya dan hidup bersama satu rumah. Dia laki-laki impian saya dan kehidupan bersama laki-laki yang selalu saya inginkan sejak remaja. Bagaimana rasanya mendapatkan impian saya? Bahagia dan gemuruh sekaligus.

Setelah saya renungkan di setiap detik bersamanya, ternyata kebahagiaan saya itu hanyalah nafsu namun jiwa dan hati saya selalu gemuruh, selalu tidak tenang, selalu merasa tidak pas. Maka saya mencari apa yang sebenarnya pas, apa yang sebenarnya Tuhan mau kepada semua manusia, kepada saya. Apa sesungguhnya sistem hidup yang benar, sedangkan wanita jelas bukan untuk saya. Saya selalu berusaha mencari apa yang ada dan apa yang tidak ada dalam hubungan antara Laki-Laki dengan Laki-Laki dan Laki-laki dengan Wanita. Semua hal bisa disamakan dan bisa dilogikakan. Semua hal yang belum ada di hubungan laki-laki dan laki-laki, selalu saya usahakan untuk dapat dilengkapi, dapat diusahakan agar terpenuhi.

Namun satu hal yang tidak dapat dipenuhi dihubungan laki-laki dengan laki-laki adalah hukum Tuhan, sistem yang mengatur mengenai kewajiban pasangan dalam berumah-tangga dalam agama, tidak dapat dipaksakan dalam hubungan sejenis. Hubungan sejenis selamanya sangat berbeda dengan hubungan suami-istri yang diridhoi Tuhan.

Akhirnya iseng berandai-andai, membuka pikiran saya mengenai kemungkinan-kemungkinan. Saya membuka pikiran saya bahwa “apabila, apabila ya Allah, ada peluang di dunia ini agar saya bisa bahagia lahir batin dengan mencintai wanita dan rasanya sama dengan yang saya rasakan sekarang ini ketika saya mencintai pria, maka saya mau membuka pikiran tersebut. Bagi homoseksual seperti saya dulu, hal tersebut sekilas naif, tapi ternyata merupakan langkah penting dalam hidup saya.

Setelah itu setiap ada gemuruh dalam hati saya mengenai kehidupkan rumah tangga sejenis saya, saya selalu mencari artikel ilmiah terkait dengan homoseksualitas, mencari alternatif pemikiran dan mencari jalan alternatif. Saya menemukan bahwa seorang Kinsey yang menciptakan skala Homo-Bisex-Straight, baru menyadari bahwa dia bisa tertarik dengan laki laki, setelah dia mencium muridnya. Dan ternyata banyak orang yang tadinya straight, lalu bisa dengan laki-laki bahkan selanjutnya sepenuhnya dengan laki-laki.

Saya mengambil kesimpulan bahwa SETIAP ORANG BISA MENJADI APAPUN YANG DIA MAU. Homoseksual, Biseksual, dan Heteroseksual, hanyalah label untuk menjelaskan perilaku, dan kita tidak perlu masuk dalam kotak identitas manapun, tidak perlu melabeli dengan label apapun.

Mengapa orang yang dulunya menyukai wanita, lalu beralih ke laki-laki tidak bisa kembali menyukai wanita ? Karena dunia homosexual merupakan dunia gemerlap, sex instant, tanpa biaya, tanpa takut hamil, dan bisa ngeseks bahkan tanpa kenal nama. Mengapa orang yang memiliki kelainan seksual suka dengan anak kecil atau sex dengan binatang sulit sekali disembuhkan ? Karena kekuatan sex itu luar biasa, sex is peace of heaven. It is very strong, selalu menjadi rujukan kita mencari kenikmatan yang sama selanjutnya. It cannot be erased, tapi bisa ditambah, ditimpa dengan pengalaman baru, sex control your mind, control everything.

Saya tiba pada kesimpulan: Saya bukan homoseks, bukan bisex, bukan hetero, saya manusia. Saya bisa menjadi apapun yang saya mau.

DISCLAIMER : Kesaksian di atas tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat spesifik, tergantung dari seberapa cepat akar masalah ditemukan dan dari kesediaan klien untuk berubah !

Ingin mengubah orientasi sejenis ? KLIK > https://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s